kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Antisipasi BoE, poundsterling keok versus aussie


Kamis, 02 Februari 2017 / 19:35 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Laju poundsterling (GBP) terpukul dollar Australia (AUD) sebelum pengumuman kebijakan Bank Sentral Inggris (BoE). Mengutip Bloomberg, Kamis (2/2) pukul 18.13 WIB, pasangan GBP/AUD turun 1,13% dari hari sebelumnya ke level 1,6497.

Tonny Mariano, analis PT Esandar Arthamas Berjangka menjelaskan, data neraca perdagangan Australia membuat AUD unggul terhadap GBP. Neraca perdagangan Aussie mencatat surplus US$ 3,51 miliar pada Desember 2016, naik dari bulan sebelumnya yakni surplus US$ 2,04 miliar dan di atas proyeksi surplus US$ 2 miliar.

Sementara poundsterling terbebani oleh data negatif, yakni kinerja sektor konstruksi di Inggris bulan Januari yang turun ke level 52,2 dari sebelumnya 54,2, serta di bawah proyeksi 53,9.

Pergerakan GBP menanti keputusan suku bunga BoE pada Kamis malam ini. Pasar memperkirakan, BoE tidak akan mengubah kebijakan.

"Tetapi muncul spekulasi BoE akan sedikit mengubah prospek pertumbuhan ekonomi Inggris ke arah yang lebih baik. Hanya saja, efek rencana keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) masih perlu dicermati," kata Tonny.

Jika BoE tetap mempertahankan kebijakan, maka GBP berpotensi menguat terhadap AUD. Namun, penguatan juga masih terbatas mengingat surplus neraca perdagangan Australia merupakan yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×