kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Antam habiskan Rp 179 miliar untuk eksplorasi


Minggu, 02 Februari 2014 / 20:05 WIB
ILUSTRASI. Ini Tips Jitu Sukses Menghadapi Psikotes Kerja, Job Seekers Wajib Tahu.


Reporter: Cindy Silviana Sukma | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Tahun 2013 lalu, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah menghabiskan dana sebesar Rp 179,4 miliar hanya untuk aktivitas eksplorasinya, yang meliputi komoditas nikel, emas, bauksit, dan batubara.

Kegiatan eksplorasi emas memakan biaya terbesar dari jenis komoditas lainnya. Hingga akhir tahun, eksplorasi terhadap si kuning mentereng ini telah menghabiskan sekitar 60,64%, atau Rp 108,8 miliar, dari total kegiatan eksplorasi ANTM.

Beberapa lokasi eksplorasi itu terletak di Bujang dan Batulicin di Jambi, Air Niru di Bengkulu, Pongkor dan Papandayan di Jawa Barat, serta Cibaliung di Banten.

Kedua terbesar adalah eksplorasi nikel. Maklum, nikel menjadi penyumbang kedua cukup besar bagi pendapatan ANTM selain emas. Total biaya eksplorasi sebesar Rp 54,2 miliar. Eksplorasi ini dilakukan di daerah Buli, Maluku Utara, serta Pomalaa dan Tapunopaka, Sulawesi Tenggara.

Adapun, bauksit memakan biaya eksplorasi sebesar Rp 15 miliar, yang berlokasi di wilayah Tayan, Mempawah, dan Munggu Pasir, Kalimantan Barat. Sementara, Antam hanya membutuhkan biaya Rp 1,4 miliar, untuk ekplorasi batubara di daerah Bangko, Jambi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×