kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ancora Indonesia Resources (OKAS) bidik pendapatan dari bisnis tambang emas


Selasa, 10 Maret 2020 / 20:46 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama Ancora Indonesia Resources Rolaw P. Samosir.


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) menargetkan bisa mulai mendulang pendapatan dari penjualan emas pada akhir tahun 2021.

Direktur Utama Ancora Indonesia Resources Rolaw P. Samosir, mengatakan, saat ini, perusahaan ini tengah menjalani proses penentuan batas area kerja. Selanjutnya, OKAS bakal memasuki tahap pengerjaan drilling.

Baca Juga: Bumi Resources (BUMI) bidik kenaikan produksi batubara sebesar 5% tahun ini

Dalam tahap pengerjaan drilling ini, bisa memakan waktu hingga enam bulan. “Targetnya selesai di kuartal III tahun ini,” ujarnya ketika ditemui Kontan di ruang kerjanya, Selasa (10/3).

Setelah itu, baru Ancora Indonesia Resources memasuki tahap pengerjaan Joint Ore Reserves Committee (JORC). Nah, kemudian perusahaan ini baru membangun infrastruktur dan pabrik pengolahan emasnya. Sayang, ia belum dapat menyampaikan kapasitas pabrik tersebut. 

Rolaw bilang, untuk mengembangkan tambang emas ini, OKAS membutuhkan dana sekitar US$ 30 juta. Adapun, sekarang ini OKAS tengah mengkaji beberapa opsi sumber pendanaan, misalnya saja pinjaman dari bank.

Baca Juga: Ancora Indonesia Resources (OKAS) Berkeinginan Mengembangkan Bisnis Asam Nitrat




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×