kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Analis: Saham Mitra Adiperkasa (MAPI) masih prospektif bagi investor


Selasa, 10 September 2019 / 18:11 WIB

Analis: Saham Mitra Adiperkasa (MAPI) masih prospektif bagi investor


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua bulan pasca menjadi authorized reseller Apple, Digimap belum berhasil menyumbang kontribusi besar bagi PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI).

Head of Corporate Communications MAP Group Fetty Kwartati mengatakan, sejauh ini kinerja Digimap berjalan sesuai harapan didukung oleh potensi pasar Apple di Indonesia yang besar.

“Kami baru beroperasi dua bulan, sejauh ini berjalan baik dan sesuai harapan. Potensi pasar produk Apple sangat besar mengingat kebutuhan lifestyle di Indonesia juga berkembang. Kontribusi masih kecil Karena baru mulai. Namun di kemudian hari akan meningkat,” jelas Fetty Selasa (10/9).

Digimap merupakan salah satu bentuk ekspansi MAPI yang menggarap konsep retail untuk memasarkan produk-produk dari brand Apple mulai dari iPhone, iPad, Macbook, Apple Watches dan berbagai asesoris produk Apple. 

Baca Juga: Perluas Pasar, Mitra Adiperkasa (MAPI) Merambah Bisnis Ritel Gawai

Gerai-gerai Digimap ini tersebar di pusat-pusat perbelanjaan di Indonesia seperti Grand Indonesia, PIM 2, Passific Place dengan total gerai Digimap saat ini berjumlah 18 gerai.

Selain pengembangan Digimap, saat ini MAP group masih fokus pada bisnis-bisnis yang sudah dimiliki seperti business active, fashion dan F&B dan departement store.

Sektor bisnis yang menyumbang penghasilan paling besar bagi MAP Group saat ini masih disumbang oleh sektor speciality store yang nilai presentasenya di atas 70% terhadap pendapatan konsolidasi perusahaan.

Pembaharuan yang terus dilakukan MAPI berimbas pula pada saham emiten ini. 

Analis Bina Artha Sekuritas Muhammad Nafan Aji bilang, saham MAPI dilihat masih menarik untuk menjadi pilihan investasi investor. Jika dihitung secara year to date, harga saham MAPI sudah tumbuh 27,33%. Nafan melihat sejak Mei 2019, sudah terjadi fenomena uptrend pada saham emiten ini.

Dilihat dari kinerja fundamentalnya, Nafan juga melihat sudah terdapat tren kenaikan laba bersih yang konsisten sejak 2016 hingga 2019 pada laporan keuangan kuartal II-2019. Konsistensi dalam mencatatkan trend kenaikan laba dianggap sebagai pertanda bahwa kinerja fundamental MAPI perlu diakui bekerja dengan baik. 

Baca Juga: Ini alasan Mitra Adiperkasa (MAPI) masuk ke segmen gadget

Dengan pergerakan yang positif baik dari harga saham maupun kinerja fundamental membuat saham MAPI menjadi salah satu sektor investasi yang prospektif bagi investor.

Tidak hanya tren laba bersih yang meningkat, MAPI juga tercacat berhasil merestrukturisasi utang yang dapat dilihat dari menurunnya beban utang semenjak tahun 2016-2019. 

Menurut Nafan salah satu penunjang fundamental MAPI didorong oleh kinerja penjualan. Ke depan jika daya beli masyarakat meningkat maka hal ini juga akan menjadi sentimen yang positif bagi MAPI. 

Meningkatnya daya beli masyarakat dapat didorong oleh kestabilan ekonomi, rendahnya tingkat inflasi dan baiknya kinerja GDP.

Ke depan Nafan merekomendasikan investor yang hendak mengakumulasi saham MAPI dapat mengakumulasi saham MAPI dengan akumulasi buy dan maintain buy dengan target jangka pendek di level Rp 1.060 dan target jangka menengah di level Rp 1.130.


Reporter: Irene Sugiharti
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0024 || diagnostic_web = 0.2454

Close [X]
×