kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Analis prediksi pertumbuhan konsumsi semen turun 5%, begini rekomendasinya


Minggu, 14 Juni 2020 / 16:32 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Menurut Asosiasi Semen Indonesia (ASI), volume penjualan semen sampai Agustus 2019 ini tercatat sebanyak 42,03 juta ton atau turun 2,26% dibandingkan pe


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten semen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) menjelaskan Covid-19 membuat manajemen mengatur fungsi operasional sesuai dengan kebutuhan pasar serta proyek infrastruktur dan juga ketersediaan stok produk pabrik.

Meski begitu, SMCB mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan 4,89% secara tahunan (yoy) di kuartal I-2020 menjadi Rp 2,46 triliun. Serta berhasil mencetak laba bersih Rp 68,43 miliar.

Baca Juga: Volume penjualan Semen Indonesia (SMGR) naik meski ada ancaman oversupply

Sementara itu PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk  (INTP)  menjelaskan sepanjang Januari-April 2020 mencatatkan penurunan volume penjualan 8% yoy  menjadi 5 juta ton. Hal ini disebabkan adanya bencana banjir yang dilanjutkan dengan merebaknya Covid-19.

Namun, Sekretaris Perusahaan Indocement Antonius Marcos, mengatakan, memasuki fase semester II-2020  pasca Lebaran dan juga pasca PSBB,  pasar sudah kembali mulai menggeliat.

"Sektor riil dan konstruksi sudah kembali beroperasi. Kami optimistis semester dua ini akan jauh lebih baik dari semester satu," jelasnya kepada Kontan, Minggu (14/6).

Baca Juga: Dana asing masuk Rp 3,39 triliiun, saham perbankan paling banyak diburu

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji memproyeksikan bahwa pertumbuhan konsumsi semen secara nasional diperkirakan turun sebesar 5% yoy.




TERBARU

[X]
×