kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Analis: Pasca pelantikan Jokowi-Ma'ruf, IHSG sudah jenuh beli


Senin, 21 Oktober 2019 / 05:01 WIB
Analis: Pasca pelantikan Jokowi-Ma'ruf, IHSG sudah jenuh beli
ILUSTRASI. Layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024 telah dilantik. Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas menilai pelantikan tersebut akan menjadi sentimen positif bagi pasar di pekan ini.

“Bisa jadi pelaku pasar sudah mengantisipasi sebelum pelantikan dengan melakukan pembelian makanya tekanan beli tinggi pada indeks harga saham gabungan (IHSG)  selama lima sampai enam hari ini,” jelas Sukarno, Minggu (20/10).

Baca Juga: Pasca pelantikan presiden dan wapres terpilih, IHSG diprediksi positif

Kendati akan menguat, Sukarno melihat IHSG akan terkoreksi terlebih dahulu karena IHSG sudah cenderung naik dan jenuh beli.  Untuk itu, dalam sepekan Sukarno memprediksi IHSG menguat terbatas 6.150-6.282.

Ke depan, hasil rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) juga akan memengaruhi pasar. Sukarno memproyeksikan BI masih akan menahan suku bunga lantaran menunggu keputusan The Fed yang pengumumannya terpaut satu pekan. 

Dia memprediksi The Fed akan memangkas suku bunga mengingat data Amerika Serikat (AS) menunjukkan negara Paman Sam sedang terkontraksi.

Baca Juga: Pasca pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin, begini proyeksi IHSG pekan depan

Sentimen suku bunga BI akan dirasakan pasar setelah pengumuman pada Kamis (24/10). “RDG BI akan memberi sentimen yang lebih kuat,” jelas Sukarno.

Meski begitu, masih ada sentimen eksternal yang perlu dicermati. Antara lain kesepakatan AS - China, dan negosiasi brexit.


Tag

Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×