kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Analis: Koreksi harga komoditas bisa gerus IHSG


Rabu, 16 Mei 2012 / 08:21 WIB
ILUSTRASI. Promo JSM Giant periode 7 Mei 2021 memberikan diskon produk kebutuhan harian hingga 35%. Dok: Instagram Giant


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kekhawatiran terkait pembentukan pemerintahan baru Yunani masih terus direspon negatif pasar saham global. Bahkan semalam, Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) sempat terperosok ke level terendah empat bulan terakhir.

Aksi wait and see investor memperkuat aset safe haven seperti dollar AS. Andy Wibowo Gunawan, analis Reliance Securities menyebut penguatan dollar AS bisa menjadi katalis negatif untuk pergerakan saham domestik pada hari ini. Apalagi, harga komoditas juga terkoreksi. Ini bisa menjadi indikasi penyulut koreksi pada indeks.

Pada perdagangan hari ini (16/5), Andy memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahannya, dengan kisaran pergerakan di 4.010-4.080. "Saham-saham yang bisa dicermati untuk trading hari ini, antara lain saham BUMI, ADRO dan HRUM," ujar Andy.

Sementara, analis Askap Futures Kiswoyo Adi Joe melihat peluang IHSG bisa rebound hari ini. Dia memprediksi, pergerakan IHSG di kisaran 3.950-4.100. Adapun, beberapa saham yang direkomendasi seperti ASII, UNTR, ISIP dan PTBA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×