kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.010   47,00   0,26%
  • IDX 5.801   105,92   1,86%
  • KOMPAS100 754   18,89   2,57%
  • LQ45 572   15,05   2,70%
  • ISSI 201   2,21   1,11%
  • IDX30 324   8,41   2,66%
  • IDXHIDIV20 398   9,17   2,36%
  • IDX80 86   2,13   2,56%
  • IDXV30 108   1,63   1,53%
  • IDXQ30 104   2,26   2,22%

Analis Jasa Utama Capital rekomendasikan buy saham Fast Food (FAST), ini alasannya


Rabu, 08 Juli 2020 / 19:43 WIB
ILUSTRASI. JAKARTA,24/06-TERAPKAN PHYSICAL DINTACING. Pekerja merapikan banner bergambar karakter Colonel Sanders di restoran KFC Salemba, Jakarta, Rabu (24/06). Banner bergambar karakter dipakai untuk pembatas bagi pengunjung yang makan di tempat saat fase kenormal


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAA dengan prospek stabil untuk PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST).

Asal tahu saja, obligor dengan peringkat idAA berarti FAST memiliki kemampuan yang kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya dibandingkan obligor lainnya.

Analis Pefindo Emanuel Paco Tan dan Marshall Tatuhas menjelaskan periingkat tersebut mencerminkan posisi pasar FAST yang kuat di restoran cepat saji berbahan dasar ayam di Indonesia.

Walau begitu, penurunan peringkat masih mungkin terjadi jika ada revisi negatif yang tidak terduga dari perjanjian waralaba, pencapaian pendapatan yang jauh lebih rendah dibandingkan target, dan struktur permodalan yang melemah secara drastis.

Peringkat juga berpotensi tekanan jika marjin EBITDA  terus mengalami penurunan. Ini dapat melemahkan kemampuan perlindungan arus kas perusahaan.

Baca Juga: Pefindo tegaskan peringkat AA untuk Fast Food Indonesia (FAST)

"Kami dapat menurunkan peringkat jika pemerintah menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB), yang untuk sementara waktu memaksa penutupan pusat perbelanjaan di kota-kota tertentu," jelas Emanuel Paco Tan dan Marshall Tatuhas dalam siaran pers, Selasa (7/7).




TERBARU

[X]
×