kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Analis: Ikuti profit taking saham Indika Energy


Selasa, 28 November 2017 / 20:31 WIB


Reporter: | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sentimen rencana bisnis tahun depan tak mampu menahan penurunan harga saham PT Indika Energy Tbk (INDY). Hingga penutupan perdagangan sore tadi, saham INDY turun 90 poin atau setara 3,15% ke level Rp 2.770 per saham.

Analis Erdhika Elit Sekuritas Okky Jonathan mengatakan, penurunan ini lantaran INDY terkena sentimen kembali turunnya harga komoditas batubara ke kisaran level US$ 92,67 per ton. Dari China yang merupakan importir batubara terbesar juga muncul sentimen pengurangan impor lantaran memiliki stok batubara yang besar.

Okky memprediksi, sentimen ini akan bertahan antara satu hingga satu setengah bulan ke depan. "Hati-hati untuk saham emiten batubara, harus benar-benar mencermati harga komoditas," ujar Okky kepada Kontan.co.id, Selasa (28/11).

Dia merekomendasikan untuk melakukan profit taking atas saham INDY. Sebab, secara teknikal saham INDY juga telah menembus indikator lower fractal. "Profit taking dengan target koreksi Rp 2.620 per saham," pungkas Okky.

Seperti diketahui, INDY tahun depan menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) US$ 90 juta, naik 2% dibanding anggaran tahun ini, US$ 88 juta. Capex ini sebagian besar akan digunakan untuk penggantian alat berat anak usahanya, PT Petrosea Tbk (PTRO).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×