kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   -48.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Analis: Gelaran pemilu tak menyulut sentimen positif bagi kinerja emiten rokok


Minggu, 03 Maret 2019 / 18:36 WIB


Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tinggal menghitung hari. Konsumsi masyarakat pun diperkirakan bakal mengalami peningkatan terutama soal konsumsi rokok. Meskipun demikian, kinerja emiten rokok dprediksi tetap akan stagnan bahkan turun di sepanjang 2019.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh analis Kresna Sekuritas Robertus Yanuar Hardy. Ia menilai prospek industri rokok akan cenderung stagnan bahkan turun sepanjang 2019 ini. 

"Kita tetap memasang rating yang netral karena meskipun masih ada kemungkinan naiknya konsumsi di tahun pemilu, namun pertumbuhan penjualan rokok sebenarnya sudah termasuk stagnan dan cenderung turun," ujarnya pada Minggu (3/3).

Ia pun menambahkan bahwa meskipun tidak ada kenaikan cukai rokok di tahun ini, dua emiten rokok seperti PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) masih kesulitan untuk menaikkan marjin keuntungan.

"Alasannya karena persaingan yang semakin ketat dan kian menyulitkan strategi harga masing-masing," paparnya.

Maka dari sisi saham, Robertus merekomendasikan hold saham GGRM dan HMSP masing-masing di level Rp 99.000 per saham dan Rp 4.300 per saham.

Adapun pada penutupan pasar (1/3), harga saham GGRM naik 7,41% ke level Rp 91.725 per saham. Sementara untuk HMSP naik 3,16% ke level Rp 3.920 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×