kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Anak Usaha TOWR Perpanjang Tenor Pinjaman Rp 500 Miliar dari Bank QNB


Minggu, 15 Maret 2026 / 12:11 WIB
Anak Usaha TOWR Perpanjang Tenor Pinjaman Rp 500 Miliar dari Bank QNB
ILUSTRASI. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) (Dok/TOWR)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) memperpanjang tenor fasilitas pinjaman dari Bank QNB Indonesia. Pinjaman ini akan digunakan oleh PT Profesional Telekomunikasi Indonesia, PT Iforte Solusi Infotek dan PT Iforte Energi Nusantara (IEN). 

"Pada tanggal 12 Maret 2026, QNB sebagai pemberi pinjaman serta Protelindo, Iforte dan IEN sebagai peminjam telah menandatangani Amandemen Perjanjian Fasilitas Kredit sehubungan dengan perpanjangan jangka waktu fasilitas (amandemen perjanjian fasilitas),” kata Sekretaris Perusahaan Sarana Menara Nusantara Monalisa Irawan dalam keterbukaan informasi di BEI pada 12 Maret 2026. 

Baca Juga: Cek Rekomendasi Teknikal Saham MEDC, TOWR, SILO untuk Jumat (6/3)

Amandemen Perjanjian Fasiltas ini merupakan perubahan atas Perjanjian Fasilitas Kredit Nomor 019/PK-1114/III/2024 tertanggal 26 Maret 2024 dengan keseluruhan jumlah pokok sampai dengan Rp 500 miliar.  "Para Pihak dengan ini sepakat untuk memperpanjang jangka waktu fasilitas menjadi sampai dengan 26 Juni 2026,” ujar Monalisa. Dia menambahkan, para pihak akan bertanggung jawab secara tanggung renteng terhadap pelaksanaan seluruh kewajiban berdasarkan perjanjian fasilitas. 

Transaksi ini menurut Monalisa adalah transaksi afiliasi karena yang melaksanakan pinjaman adalah perusahaan yang dikendalikan TOWR. “Perjanjian kredit ini juga bukan transaksi benturan kepentingan dan bukan transaksi material,” terang Monalisa.  Dia menambahkan transaksi ini tidak menimbulkan dampak negatif yang material dan merugikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha. 

Jumat (13/3/2026), harga saham TOWR ditutup turun 2,16% menjadi Rp 452 per saham. Sementara dalam lima hari saham TOWR turun 4,24%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×