kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Anak Usaha Alamtri Minerals (ADMR) Rilis Obligasi Rp 2 Triliun, Beri Bunga 8%–8,75%


Selasa, 13 Oktober 2026 / 16:45 WIB
Anak Usaha Alamtri Minerals (ADMR) Rilis Obligasi Rp 2 Triliun, Beri Bunga 8%–8,75%
ILUSTRASI. Layar Pergerakan Saham Pada Layar Elektronik di BEI (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Maruwai Coal, menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun yang menawarkan tingkat bunga tetap hingga 8,75% per tahun. Dana penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk mendukung pengembangan infrastruktur dan kegiatan operasional perusahaan.

Corporate Secretary Alamtri Minerals Indonesia, Mahardika Putranto dalam keterbukaan informasi di BEI pada Senin (12/10/2026) menjelaskan, perusahaan terkendali ADMR dengan kepemilikan saham secara tidak langsung sebesar 99,99% ini menerbitkan obligasi dalam dua seri. Seri A sebesar Rp 1,22 triliun dengan tingkat bunga tetap 8% per tahun dan tenor 370 hari kalender sejak tanggal emisi.

Sementara itu, Obligasi Seri B memiliki jumlah pokok Rp 780,24 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,75% per tahun dan tenor tiga tahun sejak tanggal emisi.

Baca Juga: Sungai Barito Surut, Pengiriman Batubara Alamtri Minerals (ADMR) Diproyeksi Turun 40%

Dengan penerbitan dua seri obligasi tersebut, Maruwai Coal memperoleh tambahan pendanaan untuk menunjang kebutuhan pengembangan infrastruktur serta kegiatan operasionalnya.

Bagi ADMR, penerbitan obligasi anak usaha ini akan menambah kewajiban keuangan pada tingkat konsolidasian. Meski demikian, manajemen tidak memperkirakan transaksi tersebut menimbulkan dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, Mahardika menjelaskan bahwa penerbitan obligasi Maruwai Coal bukan merupakan transaksi material bagi ADMR karena nilai transaksi tersebut kurang dari 20% dari total ekuitas ADMR yang tercatat sebesar US$ 1,72 miliar berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026.

Selain itu, penerbitan obligasi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi dan tidak mengandung benturan kepentingan yang memerlukan pengungkapan.

Selasa (13/10/2026), harga saham ADMR turun 1,69% di level Rp 1.455 per saham. Sementara dalam lima hari saham ADMR turun 4,59%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×