kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Dolar Kanada Tertekan, Harga Minyak Tinggi Belum Ampuh Menopang Pergerakan CAD


Selasa, 13 Oktober 2026 / 16:38 WIB
Dolar Kanada Tertekan, Harga Minyak Tinggi Belum Ampuh Menopang Pergerakan CAD
ILUSTRASI. KANADA Ekonomi /TRADE (REUTERS/Carlos Osorio)


Reporter: Vivit Dewi | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar dolar Kanada (CAD) masih menghadapi tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah perbedaan arah kebijakan moneter kedua negara dan kondisi ekonomi Kanada yang belum cukup kuat.

Meski harga minyak berpotensi menopang mata uang Kanada sebagai eksportir energi, sentimen tersebut belum mampu mengimbangi tekanan dari faktor domestik.

Berdasarkan data Trading Economics pada Selasa (13/10/2026) pukul 16.09 WIB, pasangan USD/CAD berada di level 1,425, menguat 0,16% secara harian. Dalam sepekan, USD/CAD melemah 0,36%, tetapi masih menguat 2,56% secara bulanan. Kenaikan bulanan tersebut mencerminkan pelemahan CAD terhadap dolar AS.

Baca Juga: IHSG Ditutup Turun 0,95% ke 5.925, Top Losers LQ45: JPFA, INKP, HRTA, Selasa (13/10)

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan CAD adalah perbedaan tingkat suku bunga Kanada dan AS. Suku bunga Kanada yang lebih rendah membuat daya tarik aset berdenominasi dolar Kanada relatif terbatas dibandingkan aset dolar AS.

“Suku bunga Kanada berada di 2,25 persen sehingga selisihnya terhadap suku bunga AS mencapai sekitar 150 hingga 175 basis poin,” ujar Yusuf kepada Kontan, Selasa (13/10/2026).

Selain perbedaan suku bunga, kondisi pasar tenaga kerja Kanada juga menjadi sentimen yang membebani CAD. Berkurangnya lapangan kerja dan meningkatnya tingkat pengangguran menunjukkan bahwa perekonomian Kanada masih menghadapi tantangan. Kondisi tersebut turut membatasi ekspektasi pasar terhadap pengetatan kebijakan moneter Bank of Canada.

Di sisi lain, harga minyak yang tinggi sebenarnya berpotensi memberikan dukungan terhadap CAD. Sebagai eksportir energi, Kanada dapat memperoleh manfaat dari kenaikan harga minyak melalui perbaikan nilai perdagangan atau terms of trade. Namun, pengaruh positif tersebut belum cukup kuat untuk mengimbangi tekanan dari selisih suku bunga dan kondisi ekonomi domestik.

Yusuf bilang, Bank of Canada juga cenderung melihat kenaikan harga minyak sebagai tekanan yang bersifat sementara selama inflasi inti masih terkendali. Akibatnya, kenaikan harga energi belum serta-merta meningkatkan ekspektasi pengetatan kebijakan moneter di Kanada.

“Harga minyak yang tinggi memang memberikan dukungan kepada Kanada sebagai eksportir energi, tetapi pengaruhnya belum cukup untuk membalikkan tekanan tersebut,” pungkasnya.

Dari sisi prospek, Yusuf memperkirakan pasangan USD/CAD bergerak dalam kisaran 1,40–1,44 hingga akhir tahun. Tekanan terhadap CAD berpotensi bertahan apabila selisih suku bunga dengan AS masih lebar dan kondisi pasar tenaga kerja Kanada belum menunjukkan perbaikan berarti.

Baca Juga: Techno9 (NINE) Siapkan Rights Issue 2,44 Miliar Saham, Lampaui Saham Beredar

Sementara itu, harga minyak mentah WTI berada di kisaran US$ 92 per barel, sedangkan Brent sekitar US$ 104 per barel. Tingginya harga minyak ini dapat menopang dolar Kanada (CAD), tetapi pengaruhnya belum cukup kuat untuk mengimbangi tekanan dari selisih suku bunga dan kondisi ekonomi Kanada.

Dengan demikian, pergerakan CAD hingga akhir tahun masih akan dipengaruhi oleh kebijakan moneter Bank of Canada dan Federal Reserve, kondisi pasar tenaga kerja Kanada, serta pergerakan harga minyak dan dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×