kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Anak usaha ADHI batal rilis obligasi


Kamis, 18 September 2014 / 17:03 WIB
Anak usaha ADHI batal rilis obligasi
ILUSTRASI. Tahun 2022, Kemenkes mencatat angka tertinggi kasus tuberculosis atau TBC. ANTARA FOTO/Fauzan.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) yakni PT Adhi Persada Properti (APP) berencana menerbitkan obligasi Rp 500 miliar bulan ini. Namun, rencana tersebut dibatalkan.

"Ini karena rating yang diperoleh dari Pefindo BBB+," kata Supardi, Direktur Keuangan ADHI, Kamis(18/9). Menurutnya, peringkat tersebut dinilai kurang mendukung penerbitan emisi.

Bisa saja APP tetap mengeksekusi emisi tersebut. Namun, rating tersebut dikhawatirkan tidak mampu merefleksikan dana yang diinginkan, sehingga tidak sesuai jika perseroran tetap menerbitkan surat utang tersebut. 

"Dengan rating itu, obligasinya kemungkinan besar tidak terserap pasar, sementara kami membutuhkan pendanaan yang cukup besar," imbuh Supardi.

Suku bunga acuan yang sedang tinggi juga menjadi pertimbangan manajemen membatalkan penerbitan obligasi. Manajemen berencana mencari opsi lain seperti surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) atau pinjaman bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×