kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Anak usaha ADHI batal rilis obligasi


Kamis, 18 September 2014 / 17:03 WIB
ILUSTRASI. Tahun 2022, Kemenkes mencatat angka tertinggi kasus tuberculosis atau TBC. ANTARA FOTO/Fauzan.


Reporter: | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) yakni PT Adhi Persada Properti (APP) berencana menerbitkan obligasi Rp 500 miliar bulan ini. Namun, rencana tersebut dibatalkan.

"Ini karena rating yang diperoleh dari Pefindo BBB+," kata Supardi, Direktur Keuangan ADHI, Kamis(18/9). Menurutnya, peringkat tersebut dinilai kurang mendukung penerbitan emisi.

Bisa saja APP tetap mengeksekusi emisi tersebut. Namun, rating tersebut dikhawatirkan tidak mampu merefleksikan dana yang diinginkan, sehingga tidak sesuai jika perseroran tetap menerbitkan surat utang tersebut. 

"Dengan rating itu, obligasinya kemungkinan besar tidak terserap pasar, sementara kami membutuhkan pendanaan yang cukup besar," imbuh Supardi.

Suku bunga acuan yang sedang tinggi juga menjadi pertimbangan manajemen membatalkan penerbitan obligasi. Manajemen berencana mencari opsi lain seperti surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) atau pinjaman bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×