kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45936,50   8,15   0.88%
  • EMAS1.335.000 1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Amman Mineral (AMMN) Masuk Top 10 Market Caps Terbesar di BEI


Senin, 24 Juli 2023 / 19:29 WIB
Amman Mineral (AMMN) Masuk Top 10 Market Caps Terbesar di BEI
ILUSTRASI. Pertambangan tembaga Amman Mineral Nusa Tenggara?- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) di Sumbawa Barat, NTB.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2023, pergerakan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) masih moncer. Pada perdagangan hari ini, Senin (24/7), saham AMMN ditutup naik 7,20% ke level Rp 2.010. Ini berarti, saham AMMN sudah naik 19,71% sejak melakukan pencatatan di bursa.

Alhasil, kapitalisasi pasar alias market caps AMMN turut terdongkrak. Pada perdagangan Senin (24/7), market caps AMMN mencapai Rp 144,55 triliun. Angka ini menjadikan AMMN masuk ke jajaran 10 emiten dengan market caps terbesar di BEI. AMMN tepat berada di posisi 10 setelah saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan market caps Rp 164 triliun.

Sebagai pengingat, dalam gelaran initial public offering (IPO), emiten yang bergerak di sektor tambang emas dan tembaga ini menerbitkan 6,32 miliar saham biasa atau setara dengan 8,8% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan harga penawaran sebesar Rp 1.695 setiap saham.

Dengan demikian, nilai penawaran umum perdana saham sebesar Rp 10,73 triliun, yang merupakan IPO terbesar di Indonesia sepanjang tahun 2023.

Baca Juga: Kinerja Emiten Transportasi dan Logistik Diprediksi Positif pada Semester II

AMMN akan mengalokasikan dana tersebut untuk sejumlah proyek ekspansi. Pertama, dana sebesar Rp1,79 triliun akan digunakan sebagai penyetoran modal kepada PT Amman Mineral Industri (AMIN) untuk membiayai pengeluaran modal atas proyek smelter dan pemurnian logam mulia di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kedua, dana sebesar Rp3,05 triliun akan digunakan untuk melunasi utang kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Ketiga, sisa dana akan digunakan untuk penyetoran modal kepada AMNT untuk membiayai pengeluaran modal proyek ekspansi pabrik konsentrator dan proyek pembangkit listrik tenaga gas dan uap di Kabupaten Sumbawa Barat.

Dari sisi kinerja keuangan, AMMN membukukan US$ 2,8 miliar pada 2022, meningkat 117,9% dari US$ 1,3 miliar per 31 Desember 2021. Hingga akhir 2022, laba bersih AMMN meningkat 242,7% menjadi US$ 1,1 miliar dari US$ 321 juta per 31 Desember 2021.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×