kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.008   17,00   0,10%
  • IDX 7.027   -70,04   -0,99%
  • KOMPAS100 967   -9,39   -0,96%
  • LQ45 712   -6,99   -0,97%
  • ISSI 249   -0,97   -0,39%
  • IDX30 387   -4,06   -1,04%
  • IDXHIDIV20 487   -2,24   -0,46%
  • IDX80 109   -0,82   -0,75%
  • IDXV30 134   0,10   0,08%
  • IDXQ30 126   -1,36   -1,06%

Aksi profit taking bikin harga minyak tergerus


Rabu, 13 Juli 2016 / 09:18 WIB
Aksi profit taking bikin harga minyak tergerus


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga kontrak minyak dunia mencatatkan penurunan pada transaksi Rabu (13/7). Mengutip data CNBC, pada pukul 08.44 WIB, harga kontrak minyak AS tertekan 45 sen menjadi US$ 46,35 per barel. Tadi malam, harga minyak AS ditutup dengan kenaikan US$ 2,06 atau 4,6%.

Sementara, harga minyak Brent turun 51 sen menjadi US$ 47,96 per barel. Kemarin, minyak Brent berhasil naik US$ 2,22 atau 4,8%.

Penurunan harga minyak pada pagi ini terjadi setelah investor melakukan aksi ambil untung setelah harga minyak melonjak nyaris 5% kemarin.

Selain itu, sentimen lain yang memberatkan minyak adalah bertambahnya cadangan minyak dan menguatnya posisi dollar AS.

Pada Rabu, Credit Suisse meningkatkan target harga minyak Brent dan WTI untuk tahun ini. Untuk harga minyak WTI, Credit Suisse memperkirakan harganya akan berada di kisaran US$ 43,59 per barel. Sebelumnya, prediksi untuk WTI adalah US$ 36,91. Adapun prediksi minyak WTI untuk 2017 adalah US$ 55 dari prediksi sebelumnya US$ 52,88.

Sedangkan untuk minyak Brent, Credit Suisse meramal harganya akan bergerak di kisaran US$ 44,53 per barel, naik dari estimasi sebelumnya US$ 37,77. Untuk tahun 2017, prediksi harganya yakni US$ 56,25 per barel atau naik dari estimasi sebelumnya US$ 54,25 sebarel.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×