kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Aksi profit taking bikin harga minyak tergerus


Rabu, 13 Juli 2016 / 09:18 WIB
Aksi profit taking bikin harga minyak tergerus


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga kontrak minyak dunia mencatatkan penurunan pada transaksi Rabu (13/7). Mengutip data CNBC, pada pukul 08.44 WIB, harga kontrak minyak AS tertekan 45 sen menjadi US$ 46,35 per barel. Tadi malam, harga minyak AS ditutup dengan kenaikan US$ 2,06 atau 4,6%.

Sementara, harga minyak Brent turun 51 sen menjadi US$ 47,96 per barel. Kemarin, minyak Brent berhasil naik US$ 2,22 atau 4,8%.

Penurunan harga minyak pada pagi ini terjadi setelah investor melakukan aksi ambil untung setelah harga minyak melonjak nyaris 5% kemarin.

Selain itu, sentimen lain yang memberatkan minyak adalah bertambahnya cadangan minyak dan menguatnya posisi dollar AS.

Pada Rabu, Credit Suisse meningkatkan target harga minyak Brent dan WTI untuk tahun ini. Untuk harga minyak WTI, Credit Suisse memperkirakan harganya akan berada di kisaran US$ 43,59 per barel. Sebelumnya, prediksi untuk WTI adalah US$ 36,91. Adapun prediksi minyak WTI untuk 2017 adalah US$ 55 dari prediksi sebelumnya US$ 52,88.

Sedangkan untuk minyak Brent, Credit Suisse meramal harganya akan bergerak di kisaran US$ 44,53 per barel, naik dari estimasi sebelumnya US$ 37,77. Untuk tahun 2017, prediksi harganya yakni US$ 56,25 per barel atau naik dari estimasi sebelumnya US$ 54,25 sebarel.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×