kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Aksi beli BBRI & TLKM menopang laju IHSG di sesi pagi


Rabu, 05 Oktober 2011 / 12:29 WIB
ILUSTRASI. Dalam RUU Omnibus Law Sektor Keuangan, ini tugas baru BI


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Aksi beli saham-saham, terutama bluechips berhasil menyokong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga bertahan di zona hijau pada sesi pertama.

Bloomberg mencatat, dua bluechips yang banyak dikoleksi pasar dan telah menopang posisi indeks, yaitu saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). BBRI ditutup reli 2,83% ke level Rp 5.450 per saham. Sementara, TLKM naik 2,01% ke Rp 7.600 per saham.

Mayoritas broker asing masih mendominasi pembelian kedua saham ini. Hingga sesi pertama berakhir, sejumlah 17,7 juta saham BBRI yang telah diboyong investor.

Adapun, tiga broker yang paling banyak mengoleksi saham BBRI dari sisi nilai pembelian, yaitu Deutsche Securities Indonesia mencapai Rp 28,57 miliar. Diikuti, BNP Paribas Securities Indonesia senilai Rp 10,70 miliar, dan Merrill Lynch Indonesia Rp sejumlah 10,33 miliar.

Sementara itu, volume saham TLKM yang dikoleksi sejumlah 8,99 juta saham. Deutsche Securities Indonesia menjadi broker dengan nilai pembelian terbesar, yaitu mencapai Rp 41,69 miliar. Lalu, J.P. Morgan Securities Indonesia sejumlah Rp 19,82 miliar, dan Kim Eng Securities sejumlah Rp 6,36 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×