kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Aksi ambil untung dollar bikin kurs rupiah menguat


Rabu, 04 Oktober 2017 / 18:11 WIB


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah terpuruk dalam beberapa hari terakhir, kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) mulai menunjukkan penguatan pada hari ini, Rabu (4/10). Di pasar spot, mata uang Garuda menguat 0,47% ke level Rp 13.477 per dollar AS. Sementara kurs tengah Bank Indonesia (BI) menunjukkan penguatan rupiah 0,68% ke level Rp 13.489 per dollar AS.

Reny Eka Putri, analis pasar uang Bank Mandiri menilai, penguatan rupiah pada hari ini disebabkan oleh dollar AS yang sudah menguat signifikan beberapa waktu sebelumnya. Penguatan dollar AS mendorong investor untuk mengambil untung atas mata uang tersebut. "Euforia terhadap dollar pun sudah mulai berkurang di berbagai negara," kata dia.

Selain itu, pasar masih menunggu dampak lebih lanjut dari kebijakan pengurangan neraca Federal Reserve yang dimulai bulan Oktober. Untuk sementara waktu, kebijakan tersebut belum terlalu berpengaruh terhadap pergerakan kurs rupiah. Pasar juga masih menantikan data ekonomi AS yang diharapkan dapat menopang mata uang negara tersebut.

Dari dalam negeri, untuk beberapa hari ke depan, pergerakan rupiah diperkirakan akan dipengaruhi oleh rilis data cadangan devisa Bank Indonesia. "Kemungkinan besar cadangan devisa kita masih stabil sehingga menguntungkan rupiah," ungkap Reny.

Prediksi Reny, rupiah berpotensi menguat pada Kamis (5/10) dengan kisaran Rp 13.430-Rp 13.495 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×