kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Rupiah diramal masih tertekan


Rabu, 04 Oktober 2017 / 08:15 WIB


Reporter: Anna Suci Perwitasari, Tane Hadiyantono | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keperkasaan dollar Amerika Serikat (AS) atas rupiah tak terbendung. Kurs tengah rupiah Bank Indonesia turun 0,61% jadi Rp 13.582 per dollar AS, Selasa (3/10). Untungnya, di pasar spot, kurs rupiah cuma turun 0,01% ke level Rp 13.542 per dollar AS.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, rupiah turun akibat tekanan eksternal, khususnya dari Negeri Paman Sam, Pertama, data ekonomi AS membaik. Senin (2/10), AS merilis indeks belanja sektor manufaktur AS berada di level 60,8. Posisi ini lebih baik dari perkiraan pasar.

Kedua, data ekonomi di kawasan Eropa dan Inggris cenderung buruk. "Ini membuat indeks dollar AS terus menguat, diikuti juga oleh penguatan yield US treasury," kata Josua, kemarin.

Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong menyebut, minimnya sentimen dalam negeri turut memperparah pelemahan rupiah. Padahal secara fundamental, ekonomi Indonesia masih positif.

Josua memprediksi nilai tukar rupiah hari ini masih akan terkoreksi. Menurut perhitungan Lukman dan Josua, kurs rupiah terhadap dollar AS hari ini akan bergerak di kisaran Rp 13.500-Rp 13.590 per dollar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×