kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.013,51   -2,48   -0.24%
  • EMAS932.000 0,22%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Aksi Akuisisi Warnai Industri Telekomunikasi di Awal Tahun, Ini Kata Analis


Minggu, 27 Maret 2022 / 18:14 WIB
Aksi Akuisisi Warnai Industri Telekomunikasi di Awal Tahun, Ini Kata Analis
ILUSTRASI. Seorang teknisi XL Axiata Tbk melakukan perawatan BTS XL Axiata di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (19/3/2021). Aksi Akuisisi Warnai Industri Telekomunikasi di Awal Tahun, Ini Kata Analis.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Aksi akuisisi mewarnai industri telekomunikasi di awal tahun ini.Tercatat, sejumlah emiten gencar melakukan ekspansi anorganik dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo, mengungkapkan, aksi ekspansi berpotensi memperkuat lini bisnis perusahaan di tengah persaingan yang ketat.

"Selain itu merger dan akuisisi ini juga diharapkan dapat memberikan pelayanan yang baik bagi konsumen sehingga dapat meningkatkan average revenue per user (ARPU) dari perusahaan," kata Azis kepada Kontan, Minggu (27/3).

Azis melanjutkan, secara umum sejumlah aksi merger dan akuisisi bakal membuat persaingan di industri telekomunikasi makin sehat. Dengan demikian, potensi perang harga antar perusahaan telekomunikasi dapat diminimalisir.

Baca Juga: Jual Seluruh Saham CENT, Northstar Cabut dari Centratama Telekomunikasi

Tercatat, ada PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang tengah memproses akuisisi PT Hipernet Indodata. Untuk mengakuisisi PT Hipernet Indodata, EXCL telah menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat pada 22 Maret 2022 dengan pemegang saham eksisting Hipernet Indodata. 

Mereka adalah Bridgefield Prime Investments Pte. Ltd., Ameisys Global Technologies Pte. Ltd., PT Mitra Indo Asia, dan PT Magna Karya Archipelago.

Nantinya XL akan menjadi pemegang saham mayoritas PT Hipernet Indodata dengan kepemilikan 2.805 lembar saham, setara 51% saham PT Hipernet Indodata. 

Selain itu, T Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) beserta anak usahanya, yakni PT Centratama Menara Indonesia (CMI) menyelesaikan transaksi pembelian 999 saham PT EPID Menara AssetCo pada 16 Maret 2022. Jual beli saham tersebut dilakukan pada harga Rp 35.850.000 per saham sehingga nilai transaksi keseluruhannya sebesar Rp 35,85 miliar.

Sejalan dengan itu, CMI juga mengambil alih seluruh saham baru yang dikeluarkan EPID Menara AssetCo yang berjumlah 139.775 saham sehingga CMI kini menjadi pemegang saham mayoritasnya. Pembelian saham baru tersebut dilakukan dengan harga yang sama, yakni Rp 35.850.000 per saham sehingga nilai totalnya mencapai Rp 5,01 triliun. 

Baca Juga: PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Mengumumkan Kinerja Keuangan Tahun 2021

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×