kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Akhir pekan, IHSG diprediksi masih loyo


Jumat, 23 Desember 2016 / 08:19 WIB


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 1,34% menjadi 5.042,87 pada perdagangan Kamis (22/12). Pasar saham Asia tutup di zona merah, kecuali indeks Shanghai yang naik tipis 0,07%.

Pasar saham Filipina mencetak penurunan terbesar 1,48%, disusul IHSG 1,34%, pasar saham India 1,13% dan Hang Seng 0,8%.

Kepala Riset Danareksa Lucky Bayu Purnomo mengatakan, penurunan indeks dalam beberapa hari ini masih akibat kenaikan Fed funds rate. Tidak ada lagi sentimen positif yang menopang bursa. "Dari dalam negeri juga minim sentimen," kata Lucky.

Analis Daewoo Securities Tasrul mengatakan, seluruh sektor di bursa memerah. Investor asing memang mulai kembali masuk dan mencetak net buy. Tapi hal ini belum mampu mengangkat IHSG.

"Dana asing belum optimal karena masih menunggu Donald Trump resmi duduk di Gedung Putih Januari nanti," kata Lucky.

Dia memprediksi hari ini IHSG turun dan bergerak di kisaran 5.000–5.190. Tasrul bilang, hasil optimalisasi money flow index (MFI) indikator RSI sudah berada di support trendline.

"Dengan volume di bawah rata-rata," kata dia. Tasrul memprediksi, IHSG akan turun dan bergerak antara support 4.996 dan resistance 5.078.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×