kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Akhir pekan, emas tergerus 2% akibat dollar


Minggu, 30 November 2014 / 11:52 WIB
Asing Banyak Mengoleksi Saham-Saham Ini Saat IHSG Terkoreksi, Selasa (13/6)


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Pada Jumat (27/11) lalu, harga emas dunia ditutup dengan penurunan hampir 2%. Berdasarkan data CNBC, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember ditutup turun US$ 21,40 per troy ounce atau 1,8% menjadi US$ 1.175,20 per troy ounce. Namun, di sepanjang November, harga emas berhasil naik tipis.

Sedangkan harga emas di pasar spot turun 1,9% menjadi US$ 1.168,56 per troy ounce. Padahal, pada transaksi sebelumnya, harga emas sempat tertekan hingga ke posisi US$ 1.165,04 per troy ounce.

Harga emas melorot setelah dollar AS menguat versus sejumlah mata uang dunia seperti dollar Kanada dan crown Norwegia pasca keputusan OPEC yang tidak akan memangkas tingkat produksi minyak mereka. Seperti yang diketahui, penguatan dollar menekan harga emas dan komoditas lain yang berbasis dollar.

Saat ini, para trader emas masih menanti hasil referendum di Swiss yang akan berlangsung pada Minggu (30/11). Referendum tersebut akan menentukan kebijakan Swiss National Bank terkait peningkatan kepemilikan cadangan emas mereka sebesar 20% atau tidak.

Jika hasil referendum "ya", hal ini akan mendorong bank sentral Swiss untuk membeli emas sekitar 1.500 ton dalam beberapa tahun ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×