kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Akhir Februari, Mandom mulai pindah ke Cibitung


Selasa, 10 Februari 2015 / 19:15 WIB
Akhir Februari, Mandom mulai pindah ke Cibitung
ILUSTRASI. Manfaat buah apel untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Merlinda Riska | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) sedang bersiap pindah kantor dan pabrik dari Sunter, Jakarta, menuju Cibitung, Bekasi. Targetnya proses relokasi baru akan berjalan akhir bulan Februari ini.

Sekretaris Perusahaan TCID Alia Dewi menyatakan, saat ini kantor dan pabrik baru yang berada di kawasan industri MM2100 Cibitung masih dipoles. Kantor dan pabrik dijadwalkan akan siap dipakai bulan depan dan baru bisa sepenuhnya dipakai selepas kuartal satu tahun ini. "Kami belum totally pindah ke Cibitung. Kami baru akan mulai relokasi akhir bulan ini (Februari)," ujar Alia kepada KONTAN, Selasa (10/2).

Diharapkan pabrik dan kantor anyarnya itu bisa menggenjot penjualannya kelak. Targetnya, tahun depan atau pada 2016, penjualan Mandom bisa mencapai Rp 3 triliun. Pasalnya, pabrik baru tersebut bisa meningkatkan kapasitas produksi hingga 1,6 kali lipat.

Adapun, tanah dan bangunan di Sunter, Jakarta Utara telah dijual kepada PT Temas Lestari senilai Rp 500 miliar. Dana ini akan digunakan untuk pembangunan gedung kantor dan pabrik baru serta keperluan operasional lainnya.

Alia bilang, selain strategi peningkatan produksi, demi meraih targetnya, Mandom juga selalu berusaha melansir produk anyar. Namun pada bulan ini, belum ada produk baru yang akan dilansir.

Pada akhir tahun lalu, produsen yang terkenal dengan produk Gatsby, Pucelle, dan Pixy ini melansir produk sanitasi anyar. Produk ini tergolong hand sanitizer dengan merek Lalalife.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×