kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

AISA berencana divestasi unit bisnis beras


Rabu, 27 September 2017 / 07:30 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) berencana mendivestasi anak usaha beras. Hal ini tertuang dalam agenda rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 2 November 2017 nanti.

AISA punya beberapa anak usaha di bisnis beras, seperti PT Swasembada Tani Selebes, PT Dunia Pangan, PT Indo Beras Unggul, PT Jatisari Srirejeki, PT Sukses Abadi Karya Inti dan PT Tani Ungul Usaha. Belum diketahui anak usaha mana yang akan didivestasi. Juga belum dipastikan apakah semua bisnis beras akan menjadi sasaran divestasi.

Manajemen AISA belum banyak berkomentar. "Dasarnya adalah sesuai agenda RUPSLB yang telah disampaikan kepada OJK," kata Desilina, Sekretaris Perusahaan AISA, kepada KONTAN, Selasa (26/9).

Analis Bahana Sekuritas Muhammad Wafi menilai, beras sebagai kebutuhan primer saat ini banyak memiliki risiko politik (politic risk) dari pemerintah. Misalnya penetapan harga eceran tertinggi (HET). "Gula sudah, minyak goreng sudah, dan sekarang beras dan itu memberi sentimen negatif untuk emiten beras," kata dia.

Wafi melihat, risiko saham AISA dan saham beras lainnya masih lebih besar dibandingkan imbal balik yang ditawarkan. Artinya, saham produsen beras akan susah naik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×