kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tiga Pilar minta restu divestasi bisnis beras


Selasa, 26 September 2017 / 19:28 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Perusahaan consumer goods, PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) berencana melakukan divestasi kepada entitas anak perusahaan bidang usaha beras. Hal tersebut tertuang dalam agenda rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 2 November 2017.

Wacana divestasi tersebut, merupakan salah satu poin yang akan dibahas dalam RUPSLB. Selain itu, AISA juga akan melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum Sukuk Ijarah TPS Food II tahun 2016.

Nah terkait rencana divestasi, manajemen akan meminta restu pemegang saham mengenai rencana tersebut. Rencana divestasi oleh AISA tersebut, dilakukan dengan syarat dan ketentuan yang baik menurut peraturan.

Sebagaimana diketahui, AISA memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak di bidang industri dan perdagangan beras. Diantaranya yakni PT Swasembada Tani Selebes, PT Dunia Pangan, PT Indo Beras Unggul, PT Jatisari Srirejeki, PT Sukses Abadi Karya Inti, dan PT Tani Ungul Usaha. Namun, belum ketahuan anak usaha mana yang akan di divestasi.

Saat KONTAN berusaha mengkonfirmasi mengenai anak usaha yang akan didivestasi, manajemen AISA masih belum banyak memberikan komentar.

"Dasarnya adalah sesuai dengan agenda RUPSLB yang telah disampaikan kepada OJK. Penjelasan lebih lanjut akan disampaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," terang Desilina Sekretaris Perusahaan AISA, kepada KONTAN, Selasa (26/9).
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×