Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati
APLN memang tengah gencar melakukan pelunasan utang. Dari fasilitas pinjaman yang berasal dari Credit Opportunities II Pte Limited, perusahaan melakukan percepatan pembayaran Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2014 dan Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2015.
Berdasarkan data Kontan.co.id, pelunasan obligasi dilakukan pada Kamis (3/10) senilai Rp 566,88 miliar. Secara rinci, APLN membayar pelunasan Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2014 senilai Rp 465,09 miliar. Sementara kepada pemegang Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2015, APLN membayar Rp 101,78 miliar.
Baca Juga: Fundamental bisnis membaik, Pefindo naikkan peringkat utang Agung Podomoro Land
Sejatinya, Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2015 memiliki nilai pokok sebesar RP 451 miliar itu jatuh tempo pada 19 Desember 2019. Sedangkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2015 dengan nilai pokok Rp 99 miliar jatuh tempo pada 25 Maret 2020.
Selain itu, dana dari Credit Opprtunities II Pte Limited juga akan digunakan untuk percepatan pembayaran pinjaman sindikasi senilai Rp 750 miliar kepada PT Maybank Indonesia Tbk dan beberapa lembaga keuangan lainnya.
Adapun utang APLN pada semester I-2019 tercatat sebanyak Rp 16,61 triliun. Terdiri dari utang jangka pendek sebesar Rp 6,18 triliun dan utang jangka panjang Rp 10,43 triliun.
Baca Juga: Moody's menetapkan peringkat B2 untuk Agung Podomoro (APLN) beserta surat utangnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













