kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.796   -34,00   -0,20%
  • IDX 8.262   130,16   1,60%
  • KOMPAS100 1.166   20,36   1,78%
  • LQ45 838   8,57   1,03%
  • ISSI 295   6,66   2,31%
  • IDX30 435   3,63   0,84%
  • IDXHIDIV20 518   -0,43   -0,08%
  • IDX80 130   2,04   1,59%
  • IDXV30 142   0,91   0,64%
  • IDXQ30 140   -0,07   -0,05%

Agar lebih likuid, KSEI dorong penerapan full dematerialisasi di pasar modal


Jumat, 22 Februari 2019 / 18:52 WIB
Agar lebih likuid, KSEI dorong penerapan full dematerialisasi di pasar modal


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia tengah berupaya mendorong pengembangan Pasar Modal Indonesia. Salah satu upaya yang tengah dipersiapkan adalah menerapkan full dematerialisasi di pasar modal agar lebih liquid.

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Friderica Widyasari Dewi mengatakan, dari total aset yang tercatat di KSEI per 31 Januari 2019 yakni Rp 4.409,05 triliun.

Dari jumlah tersebut yang jenisnya saham sebesar Rp 3.752,84 triliun dan yang tidak disimpan di KSEI (Value Efek Script) sebesar Rp 3.686,87 triliun. "Ini yang kami terus dorong agar semunya bisa disimpang dan dikelola di KSEI,"ujar Friderica di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (21/2).

Ia menuturkan, sejauh ini, masih banyak investor yang memegang bukti kepemilikan saham mereka dalam bentuk sertifikat. Memang hal ini ada plus minusnya. Namun, agar pasar modal lebih liquid, maka, KSEI berupaya agar semua tanda kepemilikan saham disimpan di KSEI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×