kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.028   -111,00   -0,65%
  • IDX 7.207   236,13   3,39%
  • KOMPAS100 996   38,18   3,99%
  • LQ45 727   25,46   3,63%
  • ISSI 257   7,51   3,01%
  • IDX30 396   13,68   3,58%
  • IDXHIDIV20 484   12,04   2,55%
  • IDX80 112   4,06   3,76%
  • IDXV30 133   2,45   1,88%
  • IDXQ30 128   3,80   3,06%

ADRO lirik truk Komatsu


Senin, 06 Juni 2011 / 07:20 WIB
ILUSTRASI. Sendi atau badan yang terasa kaku bisa jadi salah satu gejala rematik. Kontan/Alri kemas


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dupla Kartini

TANJUNG. Untuk menggenjot produksi, PT Adaro Indonesia Tbk (ADRO) menjajaki kerjasama penyediaan alat-alat berat dengan Komatsu Ltd. Komatsu akan menawarkan truk pengangkut hasil tambang yang dilengkapi dengan teknologi Autonomous Haulage Service (AHS).

Menurut Kunio Noji, Direktur Utama Komatsu, teknologi AHS memungkinkan truk beroperasi tanpa awak. Truk ini dioperasikan dengan global positioning system (GPS).

Hal ini membuat pengoperasian truk jadi lebih efektif, dan bisa mengurangi kesalahan pengoperasian oleh operator truk. "Karena menggunakan GPS, ketepatannya akan jauh lebih baik," ujar Noji, akhir pekan lalu.

Karena beroperasi lebih efektif, penggunaan bahan bakar serta biaya pemakaian ban otomatis berkurang. Dengan begitu, maka ongkos operasional tambang akan berkurang. Tingkat kecelakaan di tambang juga bisa ditekan dengan menggunakan teknologi tersebut.

Sekretaris Perusahaan ADRO Devindra Ratzarwin menuturkan rencana kerjasama tersebut baru sebatas penjajakan. Karena itu ia menolak menyebut nilai investasi pembelian truk tersebut.

Tapi Devindra mengakui penggunaan truk Komatsu akan membuat produksi ADRO lebih efisien. Apalagi tahun ini ADRO akan menambah tiga-empat tambang baru. "Lokasi tambang yang akan diakuisisi di Sumatera dan Kalimantan," ujar Devindra.

Perusahaan tambang ini sedang berupaya membuat proses produksi menjadi lebih efisien dan hemat. Misalnya, ADRO berencana menggunakan bahan bakar biodiesel untuk kendaraan tambang mereka. Tahun ini, ada sekitar 100 truk yang menggunakan bahan bakar nabati tersebut. Dengan demikian, ADRO berharap bisa menekan penggunaan solar sampai 20%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×