kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

ADHI merger 2 anak usaha agar bisa IPO di 2016


Kamis, 23 April 2015 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menurunkan beras impor asal Vietnam milik Perum Bulog di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (16/12/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berencana melebur dua anak usahanya PT Adhi Persada Properti (APP) dan PT Adhi Persada Realti (APR) pada akhir semester I tahun 2015.

Supardi, Direktur keuangan ADHI mengatakan aksi ini dilakukan guna memperbesar ekuity sehingga mempunyai modal yang cukup untuk ekspansi. "Setelah digabung equitynya bisa mencapai Rp 700 miliar-Rp 800 miliar," katanya, Kamis (24/4).

Merger APP dan APR rencananya akan dilakukan akhir semester I atau akhir tahun. Jika merger berhasil dilakukan pada semester I ini maka anak usaha tersebut direncakan melantai di bursa atau IPO pada awal tahun 2016.

Supardi bilang, IPO dilakukan agar anak usaha tersebut bisa melakukan eksapansi tanpa membebani perusahaan induk. Pasalnya, dalam saat yang bersamaan perseroan membutuhkan utang besar guna membuayai rencana proyek LRT.

Supardi mengatakan proses merger kedua anak usahanya tersebut masih tergantung pada kondisi pasar. "Apakah merger awal atau akhir tahun, kami harus melihat kondisi market," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×