kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.568   15,00   0,09%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

ADHI merger 2 anak usaha agar bisa IPO di 2016


Kamis, 23 April 2015 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menurunkan beras impor asal Vietnam milik Perum Bulog di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (16/12/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berencana melebur dua anak usahanya PT Adhi Persada Properti (APP) dan PT Adhi Persada Realti (APR) pada akhir semester I tahun 2015.

Supardi, Direktur keuangan ADHI mengatakan aksi ini dilakukan guna memperbesar ekuity sehingga mempunyai modal yang cukup untuk ekspansi. "Setelah digabung equitynya bisa mencapai Rp 700 miliar-Rp 800 miliar," katanya, Kamis (24/4).

Merger APP dan APR rencananya akan dilakukan akhir semester I atau akhir tahun. Jika merger berhasil dilakukan pada semester I ini maka anak usaha tersebut direncakan melantai di bursa atau IPO pada awal tahun 2016.

Supardi bilang, IPO dilakukan agar anak usaha tersebut bisa melakukan eksapansi tanpa membebani perusahaan induk. Pasalnya, dalam saat yang bersamaan perseroan membutuhkan utang besar guna membuayai rencana proyek LRT.

Supardi mengatakan proses merger kedua anak usahanya tersebut masih tergantung pada kondisi pasar. "Apakah merger awal atau akhir tahun, kami harus melihat kondisi market," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×