kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.989   76,00   0,42%
  • IDX 5.641   -2,52   -0,04%
  • KOMPAS100 728   0,23   0,03%
  • LQ45 554   1,16   0,21%
  • ISSI 196   -0,79   -0,40%
  • IDX30 314   0,16   0,05%
  • IDXHIDIV20 388   -0,94   -0,24%
  • IDX80 83   -0,02   -0,03%
  • IDXV30 106   -0,82   -0,77%
  • IDXQ30 102   -0,04   -0,04%

Adaro dapat restu Australia untuk akuisisi tambang Rio Tinto


Rabu, 30 Mei 2018 / 18:47 WIB
ILUSTRASI. Logo PT Adaro Energy Tbk


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peluang PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencaplok tambang batubara milik Rio Tinto semakin terbuka lebar. Adaro dan EMR Capital telah memperoleh izin dari pemerintah Australia untuk mengakuisisi 80% saham tambang batubara Kestrel milik Rio Tinto.

"Dari pemerintah keluar minggu lalu, kami akan terus persiapkan kondisi yang lain," kata Moh Syah Indra Aman, Direktur Adaro, Rabu (30/5). Ia juga mengatakan, saat ini perusahaan sedang menyiapkan pendanaan.

Financial closing akuisisi tersebut ditargekan pada kuartal III-2018. Kedua perusahaan itu membutuhkan dana sebesar US$ 2,25 miliar untuk mengakuisisi tambang yang berlokasi di Australia tersebut.

Sekitar 30%-40% kebutuhan dana akuisisi berasal dari pendanaan internal, sisanya dari pinjaman sindikasi perbankan. Perbankan yang ditunjuk adalah bank luar negeri dan bank Lokal, seperti Bank Mandiri.

Sebagai gambaran, porsi Adaro pada akuisisi ini sebesar 48%, sedangkan 52% porsi EMR Capital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×