kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Adaro Andalan Indonesia (AADI) Bukukan Penurunan Pendapatan dan Laba Bersih pada 2025


Sabtu, 07 Maret 2026 / 11:30 WIB
Adaro Andalan Indonesia (AADI) Bukukan Penurunan Pendapatan dan Laba Bersih pada 2025
ILUSTRASI. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk AADI (Dok/AADI)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen batubara, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) membukukan penurunan kinerja keuangan hingga akhir 2025.

Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan usaha AADI berkurang 7,71% year on year (yoy) menjadi US$ 4,91 miliar pada 2025, dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 5,32 miliar.

AADI mencatatkan pendapatan berupa penjualan batubara ke pasar domestik sebesar US$ 1,14 miliar pada 2025. Di pasar ekspor, mayoritas penjualan AADI ditujukan ke Malaysia dengan nilai US$ 947,05 juta pada 2025. Setelah itu diikuti oleh India sebesar US$ 783,58 juta, China US$ 783,58 juta, Jepang US$ 456,16 juta, dan Korea Selatan US$ 392,74 juta.

Baca Juga: Laba Bersih Alamtri Resources Indonesia (ADRO) Anjlok 67,56% pada Tahun 2025

Beban pokok pendapatan AADI menurun 5,19% yoy menjadi US$ 3,65 miliar pada 2025, dibandingkan tahun sebelumnya yakni US$ 3,85 miliar.

AADI membukukan laba bruto sebesar US$ 1,26 miliar pada 2025 atau menyusut 14,29% yoy dibandingkan laba bruto perusahaan pada 2024 yaitu US$ 1,47 miliar.

Laba usaha AADI juga ikut terkikis 29,73% yoy menjadi US$ 1,04 miliar pada 2025, dari periode sebelumnya US$ 1,04 miliar. Hasil ini dipengaruhi oleh penurunan pendapatan lain-lain AADI sebesar 91,51% yoy dari US$ 330,77 juta pada 2024 menjadi US$ 28,07 juta pada 2025.

Baca Juga: Wall Street Anjlok Imbas Pasar Kerja AS yang Melemah dan Kenaikan Harga Minyak

Pada saat yang sama, beban usaha AADI berkurang 21,68% yoy dari US$ 315,50 juta pada 2024 menjadi US$ 247,09 juta pada 2025.

Hingga akhir 2025, AADI membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 760,18 juta. Angka ini merosot 37,22% yoy dibandingkan laba bersih pada 2024 yaitu US$ 1,21 miliar.

AADI memiliki total aset sebesar US$ 5,71 miliar pada 2025 yang terdiri dari liabilitas sebesar US$ 2,06 miliar dan ekuitas US$ 3,65 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×