kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ada Sentimen Positif, ICDX Ramal Perdagangan Berjangka Komoditi 2024 Bakal Meningkat


Rabu, 13 Desember 2023 / 16:14 WIB
Ada Sentimen Positif, ICDX Ramal Perdagangan Berjangka Komoditi 2024 Bakal Meningkat
ILUSTRASI. Kantor pusat Indonesia Commodity & Derivative Exchange (ICDX) di Jakarta.


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) memproyeksikan kinerja perdagangan berjangka komoditi akan meningkat di tahun 2024. 

Optimisme ini sejalan dengan proyeksi Bank Indonesia yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada 2024 akan lebih baik dari tahun ini, yakni di kisaran 4,5%-5,3%.

Direktur Utama ICDX Nursalam mengatakan, agenda nasional Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tidak banyak memberikan dampak negatif di sektor perdagangan berjangka komoditi. 

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan membaik akan menjadi katalis positif terhadap industri perdagangan berjangka komoditi. 

Baca Juga: Volume Perdagangan Aplikasi Pintu Terangkat Momentum Positif Pasar Kripto

Nursalam menyampaikan, ICDX akan fokus pada pengembangan dan peningkatan transaksi multilateral pada tahun 2024. Hal ini merupakan upaya ICDX untuk membawa perdagangan berjangka komoditi sebagai sarana hedging dan lindung nilai komoditas. 

Saat ini, ICDX memiliki produk multilateral, yaitu GOFX yang berupa kontrak gold, crude, serta currency

"Produk multilateral ini yang ke depannya bakal terus kami kembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Nursalam dalam acara ICDX Outlook di Jakarta Pusat, Rabu (13/12). 

Sebagai catatan, sejak awal tahun sampai dengan bulan November 2023, ICDX mencatatkan total transaksi perdagangan sebanyak 5.768.054 lot. Jumlah ini meningkat 12,81% dibandingkan dengan total transaksi tahun 2022 yang sebanyak 5.113.123 lot. 

Adapun komposisi transaksi di tahun 2023 hingga November terdiri dari 1.517.263 lot transaksi multilateral dan 4.250.791 lot transaksi di Sistem Perdagangan Alternatif (SPA). 

Transaksi multilateral tahun 2023 meningkat 56,33% dibandingkan tahun 2022 yang jumlah transaksinya sebanyak 970.550 lot.  

Sementara itu, untuk transaksi di SPA terjadi kenaikan transaksi dari tahun 2022 ke tahun 2023 sampai akhir November sebesar 2,61%, dari 4.142.573 lot menjadi 4.250.790. 

Baca Juga: Akhir Tahun Menjadi Momentum Bullish Bitcoin

"Untuk tahun 2024, kami proyeksikan total transaksi akan tumbuh 25%," ucap Nursalam

Oleh sebab itu, untuk ke depannya, ICDX menyiapkan berbagai agenda strategis demi mendorong peningkatan transaksi. Mulai dari edukasi dan literasi berkelanjutan, pengembangan produk dan pengembangan sumber daya manusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×