kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

AALI Respons Rencana Ekspor Satu Pintu SDA, Tegaskan Patuhi Regulasi Pemerintah


Jumat, 29 Mei 2026 / 14:40 WIB
AALI Respons Rencana Ekspor Satu Pintu SDA, Tegaskan Patuhi Regulasi Pemerintah
ILUSTRASI. Pabrik kelapa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (KONTAN/Nur Qolbi)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) buka suara terkait Peraturan Pemerintah Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (PP Ekspor SDA).

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) siap melakukan pengelolaan ekspor SDA. Keputusan itu diladasi PP Ekspor SDA dan mewajibkan ekspor satu pintu dan penempatan 100% Devisa Hasil Ekspor (DHE) SDA di dalam negeri.

DSI yang kini telah resmi berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menjadi eksportir tunggal untuk sejumlah komoditas SDA strategis.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Stabil Usai Rebalancing MSCI, Ini Kata Analis

Pada tahap awal komoditas yang akan dikelola PT DSI meliputi minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO), batu bara, dan paduan besi (ferrous alloy).  

Penerapan ekspor satu pintu ini akan dimulai pada 1 Juni 2026 sebagai tahap awal, hingga akhirnya diimplementasikan penuh pada 1 Januari 2027.

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan AALI, Tingning Sukowignjo mengatakan, hingga saat ini perseroan belum memperoleh salinan resmi dari PP Ekspor SDA. Sehingga, AALI mengaku belum mengetahui ketentuan rinci yang diatur dalam kebijakan tersebut.

“Oleh karena itu, perseroan belum dapat memberikan tanggapan secara lebih rinci ataupun menyimpulkan secara komprehensif dampak penerapan kebijakan tersebut terhadap perseroan,” katanya dalam keterbukaan informasi tanggal 29 Mei 2026.

Tingning bilang, dalam menjalankan kegiatan usahanya, AALI berkomitmen untuk menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Serta, mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sambil memantau perkembangan kebijakan tersebut,” tuturnya.

Sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026, AALI mencetak kenaikan kinerja. Pendapatan bersih AALI sebesar Rp 7,5 triliun pada kuartal I 2026. Ini naik 6,8% dari Rp 7,02 triliun di periode sama tahun lalu.

Laba bersih tercatat Rp 373,40 miliar per akhir Maret 2026, naik 34,78% YoY dari Rp 277,03 miliar.

Baca Juga: IHSG Menguat 1,43% ke 6.217 di Sesi I Jumat (29/5), CUAN, BRPT, AMMN Top Gainers LQ45

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×