kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

2012, ITMG salurkan 2,7 juta ton ke pasar domestik


Senin, 02 April 2012 / 15:04 WIB
ILUSTRASI. Petugas PLN Area Bulungan Distribusi Jakarta Raya sedang melakukan penyambungan penambahan daya pelanggan 1300 VA menjadi 2200 VA di daerah kebayoran lama Jakarta, Selasa (20/6). KONTAN/Carolus Agus Waluyo/20/06/2017.


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menargetkan penjualan untuk pasar domestik tahun ini bisa kembali ditingkatkan. "Paling tidak, untuk pasar domestik, tahun ini kami akan distribusikan sekitar 10% dari total produksi," kata Direktur Keuangan ITMG Edward Manurung, selepas acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Senin (2/4).

Artinya, perusahaan batubara ini akan menjual sekitar 2,7 juta ton batubara ke Indonesia, mengingat target produksi batubara ITMG tahun ini mencapai 27 juta ton.

Lebih lanjut, Edward mengungkapkan, hampir seluruh produksi yang distribusikan ke pasar Indonesia akan disalurkan ke PLN. Jika terealisasi, berarti pasokan batubara dari ITMG ke pasar domestik akan meningkat. Tahun lalu, ITMG hanya menyalurkan sekitar 2,1 juta ton batubara untuk pasar Indonesia.

Selain adanya peningkatan di untuk pasar Indonesia, diperkirakan permintaan dari China pun akan semakin tinggi. "Permintaan dari China masih lebih besar tidak seperti ke Jepang yang memang cenderung menurun," tambah Edward.

Sementara itu, ITMG juga menargetkan harga jual batubaranya tahun ini bisa mencapai US$ 100 per ton. Dengan target penjualan yang 27 juta ton, berarti perusahaan memasang target pendapatan bersih sekitar US$ 2,7 miliar.

Menurut penjelasan Edward, harga batubara dari 51% produksi ITMG sudah disepakati harganya, yaitu di level US$ 100 per ton. Sedangkan harga 31% produk batubara akan menggunakan harga acuan indeks global. Sedangkan 6% lagi volumenya sudah terikat, namun belum melakukan penentuan harga. Adapun sisanya belum terjual.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×