kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Vale Indonesia anggarkan capex US$ 95 juta pada 2018


Rabu, 04 April 2018 / 19:41 WIB
Vale Indonesia anggarkan capex US$ 95 juta pada 2018
ILUSTRASI. Penambangan NIKEL Vale Indonesia Tbk INCO


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mulai mempersiapkan ekspansi organik pada tahun ini. Perusahaan telah menyiapkan sejumlah belanja modal atau capital expenditure (capex) guna mendukung ekspansi tersebut.

"Anggaran tahun ini US$ 95 juta," ujar Direktur Keuangan INCO Febriany Eddy, Rabu (4/4).

Sejatinya, capex setara Rp 1,3 triliun itu hanya naik sekitar 5% dibandingkan anggaran tahun lalu, sebesar US$ 90 juta. Namun, jika dibandingkan realisasi serapan capex tahun lalu yang hanya US$ 68 juta, maka dana untuk investasi modal itu meningkat sekitar 40%.

INCO akan menggunakan kas internal sebagai sumber dana capex. "Pendanaan, kami tidak masalah," ujar Febriany.

Kas setara kas INCO hingga akhir 2017 mencapai US$ 221,69 juta. Angka itu naik 19% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, US$ 185,56 juta.

Sebagian besar capex tahun ini akan digunakan untuk pengembangan bisnis. Sisanya, sekitar US$ 18 juta akan digunakan untuk perbaikan mesin produksi secara berkala.

Tahun ini, INCO menargetkan produksi nikel sebesar 77.800 ton, naik hanya sekitar 1% dibandingkan realisasi tahun lalu, 776.808 ton. Sayang, manajemen belum bisa memprediksikan perolehan pendapatan dan laba bersih tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×