kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Saham UNVR mendaki ke level tertinggi 15 bulan


Selasa, 24 Januari 2012 / 11:44 WIB
ILUSTRASI. Terdampak banjir


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham PT Unilever Indonesia (UNVR) mencatatkan kenaikan tertinggi dalam 15 bulan terakhir. Pada pukul 11.31, saham UNVR melonjak hingga 7,33% menjadi Rp 21.950. Ini merupakan lonjakan tertinggi sejak 13 Oktober 2010.

Data Bloomberg menunjukkan, sejumlah sekuritas yang paling besar memborong saham ini antara lain: Bahana Securities senilai Rp 7,49 miliar, Merrill Lynch Indonesia senilai Rp 2,87 miliar, dan Credit Suisse Securities senilai Rp 2,25 miliar.

Gifar Indra Sakti, Analis PT Sucorinvest Central Gani seperti yang dikutip Bloomberg menilai, aksi beli yang melanda saham consumer goods ini terkait ekspektasi investor bahwa perusahaan akan mencatatkan kinerja yang gemilang di 2011. Menurutnya, tingkat inflasi yang rendah dan rupiah yang relatif stabil turut mendongkrak kinerja UNVR di sepanjang tahun lalu.

Sementara itu, salah seorang sumber KONTAN yang tak mau namanya disebut melihat, pergerakan saham UNVR tidak pernah seekstrem ini.

"Biasanya, setelah naik ekstrem, saham ini akan bergerak stabil dalam jangka waktu lama. Padahal, saham ini termasuk mover pada IHSG," jelasnya.

Apalagi, sejumlah sentimen belum akan mendukung pergerakan saham ini ke depannya. Salah satunya adalah keputusan Uni Eropa melakukan embargo terhadap impor minyak Iran. Menurut sang sumber lagi, berita tersebut sedikit mencemaskan karena Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz.

"Jalur itu merupakan jalur transportasi penting untuk Indonesia dan dikhawatirkan harga minyak akan melonjak tinggi. Jika ini terjadi, perekonomian dunia ikut terpukul," paparnya.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×