CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Penerbitan obligasi batal, capex ROTI susut 82%


Kamis, 30 Januari 2014 / 15:44 WIB
ILUSTRASI. Ikan salmon


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) dikabarkan telah membatalkan rencana penerbitan obligasi tahap II senilai Rp 500 miliar. Tentunya, hal ini membuat ekspansi ROTI tahun ini menjadi tersendat.

Informasi dari pelaku pasar yang diperoleh KONTAN bilang, pembatalan membuat alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) ROTI tahun ini menyusut. "Jika capex tahun 2013 Rp 710 miliar, maka tahun ini hanya Rp 130 miliar," imbuhnya, (30/1).

Artinya, capex ROTI mengalami penyusutan drastis, sekitar 82%. Susutnya capex ini pada akhirnya membuat manajemen ROTI menunda ekspansi pembangunan beberapa pabrik baru setidaknya hingga 2015 mendatang.

Sumber itu menambahkan, tidak adanya penambahan pabrik baru dipicu keputusan ROTI yang memilih menambah production line di beberapa pabrik yang sudah dimiliki.

Alasannya, nihilnya pembangunan pabrik baru tahun ini membantu mengurangi tingginya pertumbuhan beban operasional ROTI, terutama salaries and employee benefits expense.

Memang, kuartal III 2013 lalu beban pada pos ini mengalami lonjakan yang signifikan, yakni dari Rp 37,87 miliar lompat 87% menjadi Rp 71,03 miliar.

Sayang, hingga berita ini diturunkan, manajemen ROTI masih enggan memberikan konfirmasinya terkait hal ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×