kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.864
  • SUN99,38 -0,55%
  • EMAS614.076 -0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Pelemahan harga CPO bayangi kinerja emiten perkebunan

Minggu, 08 April 2018 / 22:58 WIB

Pelemahan harga CPO bayangi kinerja emiten perkebunan
ILUSTRASI. KELAPA SAWIT
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak awal tahun pergerakan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) memang menunjukkan tren pelemahan. Sepanjang kuartal I 2018 saja harga minyak sawit mentah sudah terkoreksi 3,85% dibanding akhir tahun 2017. Diperkirakan koreksi harga ini akan berlanjut hingga akhir tahun.

Yudha Gautama, Analis Danareksa Sekuritas mengatakan hingga pengujung tahun nanti harganya masih bergerak datar dan cenderung melemah. Dalam perhitungannya harga rata-rata CPO tahun 2018 akan berada di level RM 2.700 per ton. Harganya sedikit terkoreksi dari rata-rata tahun 2017 sebesar RM 2.800 per ton.

Menurutnya di tahun 2018 ini masih cukup banyak sentimen negatif yang membalut nasib emiten di sektor perkebunan. Selain tren pelemahan harga, pasokan yang berlimpah dan kenaikan pajak impor di India masih tetap membebani. Kata dia satu-satunya yang bisa menyelamatkan hanya tinggal tingkat permintaan.

Selama tingkat konsumsi terus tumbuh dan kebutuhan dari industri makanan dan produk sehari-hari juga mengikuti maka permintaan minyak sawit mentah masih cukup tinggi. Selama ini CPO banyak digunakan untuk sebagai bahan baku minyak goreng, mentega dan sabun.

Belakangan juga mulai dikembangkan sebagai salah satu komponen bahan baku bahan bakar biodisel. "Harusnya permintaan bisa lebih tinggi," terangnya, Minggu (8/4).

Hal senada juga diungkapkan oleh Yosua Zisokhi, Analis Senior Henan Putihrai. Meski musim dingin diperkirakan mampu melambungkan harga hingga RM 2.800 per ton, tetapi hingga penghujung tahun harganya diperkirakan rata-rata berada di level RM 2.600 per ton.

Namun ia melihat kinerja sektor CPO masih akan ditopang dari pencabutan larangan ekspor CPO ke Uni Eropa dan penurunan harga pupuk. Harga pupuk yang lebih murah bisa menekan beban pengeluaran perusahaan dan mengangkat laba.

"Pertumbuhan laba tipis tapi masih lebih baik dari tahun lalu," terangnya

Sementara Yasmin Soulisa, Analis Ciptadana Sekuritas memproyeksikan harga CPO cenderung tertekan di level RM 2.500 per ton. Namun penurunan harga masih akan terbantu oleh peningkatan produksi yang diperkirakan tumbuh sekitar 6%.

Baginya di tahun 2018 ini agak sulit bagi emiten sektor perkebunan untuk mencatatkan pertumbuhan. Kalaupun laba bersih mampu bertahan tetapi pendapatan berpotensi melambat.

Namun menurutnya memasuki kuartal II dorongan permintaan dari sektor konsumer mampu menjadi katalis positif bagi perusahaan.


Reporter: RR Putri Werdiningsih
Editor: Yudho Winarto

KINERJA EMITEN

Tag
Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×