kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.573
  • EMAS594.906 -0,17%

Konversi bahan bakar, Vale Indonesia berhemat US$ 23 juta setahun

Rabu, 04 April 2018 / 20:00 WIB

Konversi bahan bakar, Vale Indonesia berhemat US$ 23 juta setahun
ILUSTRASI. Vale Indonesia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas nikel merupakan hal yang tidak bisa dikontrol PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Demikian pula harga komoditas batubara dan minyak yang menjadi komponen utama operasional produksi INCO.

"Biaya energi itu sekitar 30% dari cash cost kami," ujar Direktur Keuangan INCO Febriany Eddy, Rabu (4/4).


Sepanjang 2017, beban pokok INCO tercatat US$ 622,78 juta. Dari jumlah itu, sebesar US$ 174,17 juta merupakan pengeluaran untuk bahan bakar minyak dan batubara.

Karena tidak bisa dikontrol, langkah efisiensi menjadi satu-satunya pilihan. Secara perlahan, INCO mulai beralih ke batubara sebagai bahan bakar utama.

Meski harga batubara tinggi, tapi perusahaan masih bisa mengakali hal itu dengan beberapa jaringan instalasi pengolahan bijih nikel yang disebut kiln. Sehingga, penggunaan batubara tetap lebih efisien dibandingkan minyak.

INCO berencana untuk memiliki lima kiln. Salah satunya sudah beroperasi pada tahun lalu. Strategi tersebut membuahkan hasil. "Kami bisa menghemat US$ 23 juta setahun," imbuh Febriany.

Bulan ini, percobaan operasional kiln kedua bakal dilakukan untuk kemudian ditargetkan bisa beroperasi penuh pada tahun ini. Sehingga, ke depan, kontrol efisiensi INCO makin kuat seiring dengan keberadaan kiln.


Reporter: Dityasa H Forddanta
Editor: Dupla Kartini

EMITEN

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = 0.0613 || diagnostic_web = 0.2792

×