kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Vale Indonesia anggarkan capex US$ 95 juta pada 2018


Rabu, 04 April 2018 / 19:41 WIB
ILUSTRASI. Penambangan NIKEL Vale Indonesia Tbk INCO


Reporter: | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mulai mempersiapkan ekspansi organik pada tahun ini. Perusahaan telah menyiapkan sejumlah belanja modal atau capital expenditure (capex) guna mendukung ekspansi tersebut.

"Anggaran tahun ini US$ 95 juta," ujar Direktur Keuangan INCO Febriany Eddy, Rabu (4/4).

Sejatinya, capex setara Rp 1,3 triliun itu hanya naik sekitar 5% dibandingkan anggaran tahun lalu, sebesar US$ 90 juta. Namun, jika dibandingkan realisasi serapan capex tahun lalu yang hanya US$ 68 juta, maka dana untuk investasi modal itu meningkat sekitar 40%.

INCO akan menggunakan kas internal sebagai sumber dana capex. "Pendanaan, kami tidak masalah," ujar Febriany.

Kas setara kas INCO hingga akhir 2017 mencapai US$ 221,69 juta. Angka itu naik 19% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, US$ 185,56 juta.

Sebagian besar capex tahun ini akan digunakan untuk pengembangan bisnis. Sisanya, sekitar US$ 18 juta akan digunakan untuk perbaikan mesin produksi secara berkala.

Tahun ini, INCO menargetkan produksi nikel sebesar 77.800 ton, naik hanya sekitar 1% dibandingkan realisasi tahun lalu, 776.808 ton. Sayang, manajemen belum bisa memprediksikan perolehan pendapatan dan laba bersih tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×