kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.612
  • SUN103,52 -0,01%
  • EMAS597.932 -0,67%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

JK imbau emiten investasikan dana ke sektor riil

Selasa, 02 Januari 2018 / 11:40 WIB

JK imbau emiten investasikan dana ke sektor riil

Warga memasukan voucher pulsa listrik elektrik di tempat tinggalnya, Jakarta, Senin (11/9). Deputi Manager Hukum dan Humas PLN Wilayah Kalbar, Dedi mengatakan PT PLN (Persero) memberikan promosi gratis token listrik prabayar senilai Rp20.000 bagi 100.000 pelanggan yang telah mengunduh aplikasi PLN Mobile dan mengativasi akun pada aplikasi tersebut dari tanggal 10 hingga 30 September 2017. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/pras/17.

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdagangan pertama pasar modal Indonesia di tahun 2018 resmi dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam pembukaan perdagangan tersebut, JK pun berharap agar dana yang masuk ke pasar modal bisa ikut terkucur ke sektor riil.

Perdagangan pertama di tahun 2018 dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta jajaran menteri dan pejabat negara, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Selasa (2/1).

JK mengapresiasi seluruh pencapaian yang telah diraih oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2017. Namun, ia juga berharap seluruh pencapaian tersebut juga bisa turut terasa di sektor riil. "Yang perlu diperhatikan saat ini ialah bagaimana dana triliunan yang masuk ke pasar modal ini bisa betul-betul masuk di sektor riil dan dipakai oleh para emiten untuk ekspansi," ujar JK.

Penggunaan dana dari pasar modal di sektor riil ini dianggap penting olehnya. Dengan begitu maka ekspansi para emiten di sektor riil tersebut mampu memberikan dorongan bagi laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Menurut JK, selama tahun 2017 lalu perekonomian Indonesia mengalami anomali. Pasalnya, indikator perekonomian Indonesia selalu menunjukkan sinyal positif. Sayangnya, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia masih belum sekencang negara-negara lainnya yang keadaan ekonominya tak lebih baik dari Indonesia.

Hal tersebut lantaran masih minimnya investasi di sektor riil, baik oleh pemerintah maupun oleh pihak swasta. Dengan investasi di sektor riil tersebut, ia berharap laju perekonomian Indonesia bisa semakin kencang ke depan.

Tak hanya mengimbau para emiten untuk turut menginvestasikan uangnya di sektor riil, JK juga meminta para emiten untuk menanamkan uangnya di dalam negeri demi kemajuan ekonomi Indonesia di masa depan.

"Jangan seperti dulu, segala macam dibawa ke luar negeri supaya bisa membantu menghilangkan anomali di mana seluruh indikator perekonomian menunjukkan hal yang baik, tetapi larinya masih kurang kencang," tutur JK.


Reporter: Riska Rahman
Editor: Wahyu Rahmawati

Bursa Efek / Bursa Saham

Berita terbaru Investasi

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk
21 March 2018 - 22 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]