: WIB    —   
indikator  I  

IHSG tertekan data AS

IHSG tertekan data AS

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir pekan masih melemah. Jumat (6/12), IHSG menurun 0,86% ke 4.180,79. Selama sepekan, IHSG anjlok 1,84%. Bursa regional yang tecermin pada indeks MSCI Asia Pasifik juga melemah 0,04% ke 139,47. Sementara, indeks MSCI Asia Pasifik telah turun 1,82%.

Analis Universal Broker Indonesia Alwy Assegaf mengatakan, IHSG melemah dalam sepekan karena data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang positif. Produk domestik bruto (PDB) AS pada kuartal III naik 3,6% jauh lebih tinggi daripada prediksi analis 3%. Klaim pengangguran juga turun di bawah 300.000 orang. Sedangkan data rekrutmen tenaga kerja meningkat. "Pasar berspekulasi The Fed akan mempercepat pemangkasan stimulus," kata Alwy.

Sementara, dari dalam negeri, IHSG tertekan karena rupiah melemah. Secara teknikal, analis Batavia Prosperindo Sekuritas Bernardi Dannardri mengatakan, IHSG melemah. Indikator stochastic downtrend sejak gagal masuk area overbought Oktober. MACD downtrend. William %R masuk area oversold. Dia memproyeksikan, IHSG di 4.102-4.225. Sedangkan Alwy memperkirakan, IHSG akan melemah di 4.285-4.302.


Reporter Sofyan Nur Hidayat
Editor Avanty Nurdiana

PROYEKSI IHSG

Feedback   ↑ x
Close [X]