: WIB    —   
indikator  I  

Hari ini rupiah berpeluang untuk menguat

Hari ini rupiah berpeluang untuk menguat

JAKARTA. Gempuran sentimen negatif dari sisi eksternal disertai kekecewaan pasar akan hasil pilkada Jakarta membebani laju rupiah. Di pasar spot, Kamis (20/4), kurs rupiah melemah tipis 0,03% ke Rp 13.323 per dollar AS dibanding sehari sebelumnya. Sementara, kurs tengah rupiah Bank Indonesia tergerus 0,22% ke Rp 13.328 per dollar AS.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, pernyataan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Steve Mnuchin yang mengklarifikasi pidato Presiden Donald Trump tentang penguatan USD membuat pasar lebih tenang. "Ditambah lagi harga minyak sempat jatuh ke level US$ 50 per barel sebelum kembali naik. Ini menambah sentimen nagatif ke rupiah," ungkap Josua, Kamis (20/4).

Yulia Safrina, Research & Analyst Monex Investindo Futures, menambahkan, kemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno disambut kekecewaan pasar. "Sebab, Gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama, dianggap lebih dekat dengan investor," tutur dia.

Hari ini rupiah berpeluang kembali menguat, ditopang keputusan BI mempertahankan BI 7-day reverse repo rate di level 4.75%. Selain itu, penyerapan tenaga kerja di AS diprediksi memburuk. Klaim pengangguran di AS pada pekan ketiga April ini diprediksi naik jadi 241.000 klaim dari sebelumnya sebanyak 234.000 klaim.

Yulia memprediksi rupiah menguat dan bergerak di kisaran Rp 13.300-Rp 13.340 per dollar AS. Senada, Josua juga memprediksi rupiah akan menguat dan bergerak pada rentang Rp 13.300-Rp 13.375 per dollar AS.


Reporter Wuwun Nafsiah
Editor Yudho Winarto

RUPIAH HARI INI

Feedback   ↑ x
Close [X]