kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Harga minyak naik, terdorong penurunan cadangan AS


Kamis, 15 Agustus 2013 / 07:23 WIB
ILUSTRASI. Promo JSM Superindo mulai 18-20 Maret 2022 untuk beragam diskon besar dan harga lebih murah di sepanjang akhir pekan. 


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam delapan hari terakhir, pagi ini (15/8). Melihat data yang dihimpun Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak minyak jenis WTI untuk pengantaran September berada di posisi US$ 106,96 per barel atau naik 11 sen di New York Mercantile Exchange pada pukul 09.02 waktu Sydney.

Kemarin (14/8), harga kontrak minyak ditutup pada posisi US$ 106,85 sebarel. Ini merupakan level tertinggi sejak 2 Agustus lalu.

Kenaikan harga minyak terjadi setelah cadangan minyak AS kembali menurun untuk minggu ke dua ke level terendah sejak Januari. Berdasarkan data yang dirilis Energy Information Administration menunjukkan, cadangan minyak AS turun 2,8 juta barel pada pekan lalu menjadi 360,5 juta. Sementara, analis memprediksi, cadangan minyak AS akan turun sebesar 1,5 juta barel.

Sedangkan harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran September naik 0,4% menjadi US$ 110,20 per barel di ICE Futires Europe exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×