kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.710   -73,00   -0,41%
  • IDX 6.664   67,78   1,03%
  • KOMPAS100 871   12,33   1,44%
  • LQ45 661   8,80   1,35%
  • ISSI 232   2,52   1,10%
  • IDX30 370   4,67   1,28%
  • IDXHIDIV20 457   6,50   1,44%
  • IDX80 99   1,43   1,46%
  • IDXV30 127   2,80   2,26%
  • IDXQ30 118   1,70   1,46%

Harga minyak naik, terdorong penurunan cadangan AS


Kamis, 15 Agustus 2013 / 07:23 WIB
ILUSTRASI. Promo JSM Superindo mulai 18-20 Maret 2022 untuk beragam diskon besar dan harga lebih murah di sepanjang akhir pekan. 


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam delapan hari terakhir, pagi ini (15/8). Melihat data yang dihimpun Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak minyak jenis WTI untuk pengantaran September berada di posisi US$ 106,96 per barel atau naik 11 sen di New York Mercantile Exchange pada pukul 09.02 waktu Sydney.

Kemarin (14/8), harga kontrak minyak ditutup pada posisi US$ 106,85 sebarel. Ini merupakan level tertinggi sejak 2 Agustus lalu.

Kenaikan harga minyak terjadi setelah cadangan minyak AS kembali menurun untuk minggu ke dua ke level terendah sejak Januari. Berdasarkan data yang dirilis Energy Information Administration menunjukkan, cadangan minyak AS turun 2,8 juta barel pada pekan lalu menjadi 360,5 juta. Sementara, analis memprediksi, cadangan minyak AS akan turun sebesar 1,5 juta barel.

Sedangkan harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran September naik 0,4% menjadi US$ 110,20 per barel di ICE Futires Europe exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×