kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Harga minyak melaju, apa sebabnya?


Selasa, 29 Januari 2013 / 07:28 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BCA hari ini Senin 27 September 2021, intip sebelum tukar valas./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/03/04/2020.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MELBOURNE. Harga kontrak minyak dunia diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam empat bulan terakhir di New York. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 10.45 waktu Sydney, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran Maret berada di level US$ 96,50 sebarel atau naik 6 sen di New York Mercantile Exchange.

Kenaikan harga minyak terjadi seiring data positif ekonomi AS. Asal tahu saja, tingkat pemesanan barang-barang tahan lama AS mencatat kenaikan 4,6% pada Desember ketimbang bulan sebelumnya. Angka tersebut melampaui estimasi ekonom yang disurvei Bloomberg.

Sentimen lain yang juga mempengaruhi harga minak adalah pernyataan Sekretaris Jenderal OPEC Abdalla El Badri yang menyatakan harga minyak dunia tidak akan menurun pada tahun ini. "Pasar minyak berada pada keseimbangan yang baik dan OpEC melihat harga minyak tidak akan  turun di tahun ini," jelas El Badri di London.

Sementara itu, harga kontrak minyak dunia jenis Brent naik 20 sen menjadi US$ 113,48 per barel di ICE Futures Europe exchange London.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×