CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Gerak dollar tertekan aksi profit taking


Selasa, 29 September 2015 / 05:50 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Mata uang dollar Amerika Serikat (AS) tertekan akibat aksi ambil untung investor atau profit taking setelah dollar sempat menguat akhir pekan lalu. Data pertumbuhan ekonomi AS serta pernyataan Gubernur The Federal Reserve Janet Yellen terkait potensi kenaikan suku bunga tahun 2015 sempat membuat USD melambung.

Mengutip Bloomberg, Senin (28/9) pukul 17.27 WIB, pasangan GBP/USD naik 0,28% ke 1,5223. Lalu USD/JPY turun 0,41% ke 120,10. Namun USD masih menguat di hadapan EUR. Pairing EUR/USD turun 0,06% ke 1,1188.

Putu Agus Pransuamitra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, menuturkan, penguatan GBP/USD hanyalah faktor teknikal. Pasalnya, pergerakan GBP tidak didukung data ekonomi dari Inggris. Bahkan pernyataan pejabat Bank Central Inggris Jon Cunliffe justru negatif bagi poundsterling. "Cunliffe masih khawatir dengan gejolak finansial di negara berkembang," ungkap Putu.

Sementara USD tengah menunggu pernyataan Presiden The Fed bagian New York, William Dudley, serta data Core PCE Price Index dan Personal Income bulanan pada Senin malam.

Nizar Hilmy, analis SoeGee Futures memaparkan, USD/JPY mengalami profit taking, mengingat sejumlah sentimen semestinya medukung penguatan USD. "USD/JPY terpangkas setelah Jumat pekan lalu menguat cukup tinggi," ujar Nizar.

Ia melihat pergerakan mata uang AS akan lebih konsolidatif. Analis PT Esandar Arthamas Berjangka Tonny Mariano menilai, pergerakan EUR/USD masih dipengaruhi pernyataan Janet Yellen terkait potensi kenaikan suku bunga The Fed tahun ini. Sedangkan data ekonomi Eropa yang dirilis akhir pekan lalu menunjukkan hasil yang kurang menggembirakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×