kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Diselimuti sentimen negatif, harga CPO enggan bangkit


Selasa, 24 April 2018 / 15:03 WIB
Diselimuti sentimen negatif, harga CPO enggan bangkit
ILUSTRASI. Minyak sawit mentah (CPO)


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) masih sulit beranjak naik. Pada perdagangan Selasa (24/4), harganya melanjutkan penurunan yang terjadi kemarin.

Mengutip Bloomberg, Selasa (24/4) pukul 13.40 WIB, harga CPO turun 0,17% ke level RM 2.404 per metrik ton.

Kepala Perdagangan dan Strategi Lindung Nilai Kaleesuwari Interncontinental, Gnanasekar Thiagarajan menyebut, harga CPO terbebani oleh permintaan yang rendah, peningkatan produksi dan stok yang tinggi. “Penurunan harga minyak kedelai juga menambah sentimen negatif,” ujarnya seperti dilansir Bloomberg.

Namun, salah seorang pedagang berjangka yang berbasis di Kuala Lumpur melihat, kejatuhan harga CPO masih tertahan dengan pelemahan mata uang ringgit terhadap dollar AS. Ringgit terus tertekan dalam dua pekan terakhir. Bahkan sudah mencatatkan pelemahan hingga 1% sejak 11 April lalu. 

Mengutip Bloomberg, Selasa (24/4) pukul 14.30 WIB, ringgit melemah 0,23% ke level 3,9068.

“Depresiasi mata uang lokal dapat meredam minat jual," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×