kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.130   -72,00   -0,40%
  • IDX 5.143   -139,49   -2,64%
  • KOMPAS100 665   -20,51   -2,99%
  • LQ45 524   -15,83   -2,93%
  • ISSI 172   -4,38   -2,47%
  • IDX30 294   -8,75   -2,89%
  • IDXHIDIV20 395   -10,57   -2,61%
  • IDX80 77   -2,31   -2,92%
  • IDXV30 109   -2,52   -2,25%
  • IDXQ30 99   -2,74   -2,69%

Data China & AS membaik, harga minyak ogah turun


Selasa, 18 Februari 2014 / 06:37 WIB
ILUSTRASI. Gula aren bermanfaat membantu mengontrol gula darah.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari setelah adanya tanda-tanda perbaikan ekonomi di Amerika Serikat (AS). Kenaikan harga minyak juga didukung oleh data kredit di China yang naik di Januari lalu.

Harga minyak berjangka naik 0,6% di New York, memperpanjang kenaikan harga yang sudah terjadi hingga pekan kelima . Sebagaimana diketahui, nilai kredit yang dikucurkan perbankan China naik menjadi 2,58 triliun yuan atau setara US$ 425 miliar di Januari.

“Naiknya pinjaman bank di China ini merupakan kabar baik," kata Tom James, managing director Navitas Resources Ltd  kepada Bloomberg di Dubai. Selain dari China, adanya tanda-tanda perbaikan ekonomi di AS secara psikologis juga ikut membantu pasar minyak,

Harga minyak WTI pengiriman Maret naik 62 sen menjadi US$ 100,92 per barel pada pukul 13:15 waktu perdagangan elektronik di New York . Lantai perdagangan bursa ditutup hari ini untuk memperingati Hari Presiden AS.

Sementara itu, harga minyak Brent pengiriman April turun 5 sen menjadi US$ 109,18 per barel saat diperdagangkan di London. Minyak mentah acuan Eropa itu memiliki selisih harga sebesar US$ 8,55 dengan harga minyak WTI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×