kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.154   -48,00   -0,26%
  • IDX 5.141   -140,90   -2,67%
  • KOMPAS100 665   -20,80   -3,03%
  • LQ45 524   -15,67   -2,90%
  • ISSI 172   -4,75   -2,68%
  • IDX30 294   -8,68   -2,86%
  • IDXHIDIV20 395   -10,64   -2,62%
  • IDX80 77   -2,40   -3,04%
  • IDXV30 109   -2,57   -2,30%
  • IDXQ30 99   -2,64   -2,59%

Harga minyak berkeliaran di harga US$100 per barel


Minggu, 16 Februari 2014 / 19:22 WIB
ILUSTRASI. Promo Alfamart Gantung 26 September-2 Oktober 2022.


Reporter: Yuliani Maimuntarsih | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) merangkak naik hingga pekan kelima. Kenaikan harga ini merupakan reli terpanjang minyak WTI dalam setahun terakhir.

Kenaikan harga minyak mentah terjadi setelah badai musim dingin di Amerika Serikat (AS) yang mendorong naiknya permintaan energi.

"Permintaan minyak mentah di saat cuaca dingin adalah salah satu faktor yang mendasari," kata Michael McCarthy , chief strategist di CMC Markets kepada Bloomberg di Sydney.

Ia memprediksi, investor menjual kontrak WTI sekitar US$ 100,50 per barel seperti yang dikutip Bloomberg (14/2).

Pada perdagangan Rabu (12/2), bursa komoditas di New York mencatat, harga minyak mentah WTI untuk pengiriman Maret 2014 mencapai US$ 100,57 per barel.

Ini merupakan harga tertinggi, sejak pertengahan Oktober 2013. Dua hari sebelumnya, harga minyak juga mencapai US$ 100,06 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×