: WIB    --   
indikator  I  

Aneka Gas bidik pasar Indonesia timur

Aneka Gas bidik pasar Indonesia timur

 JAKARTA. Demi merealisasikan target pendapatan tahun ini yang mencapai Rp 1,98 triliun, PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) gencar melakukan ekspansi di kawasan Indonesia timur.

Perusahaan gas tertua Indonesia ini berniat menambah 11 filling station anyar. Alasan perusahaan tersebut fokus ke Indonesia timur karena permintaan gas di wilayah tersebut sedang bertumbuh pesat. Selain itu AGII berambisi menjadi pemasok gas utama.

"Infrastruktur sedang dibangun, jadi kami mengikuti sebelum ada perusahaan lain yang ikut masuk," kata Wakil Direktur AGII Rachmat Harsono kepada KONTAN, Minggu (16/7).

Hingga semester I-2017, perusahaan gas ini sudah membangun enam filling station. "Sulawesi yang paling banyak, karena ada empat filling station di sana," tambah Rachmat.

Selain Sulawesi, AGII juga menyasar wilayah lain, seperti Ternate, Kalimantan dan sebagian pulau Sumatra. Sayangnya, Rachmat masih enggan merinci lokasi pembanguan tersebut.

Gencarnya ekspansi yang dilakukan AGII pun berdampak pada pendanaan perusahaan. Hingga akhir Juni lalu, sisa dana hasil initial public offering (IPO) AGII sebesar RP 168,65 miliar.

Asal tahu saja, dari IPO yang dilakukan 16 September 2016 lalu, perusahaan ini berhasil menjaring dana mencapai Rp 843,32 miliar. Setelah dikurangi biaya penawaran umum, hasil persih IPO AGII sebanyak RP 811,32 miliar.

Nah, sepanjang sembilan bulan, perusahaan sudah menggunakan dana IPO Rp 642,67 miliar. Di mana alokasinya untuk, pertama, pembayaran pinjaman entitas AGII Rp 324,53 miliar.

Kedua, modal kerja sebesar Rp 162,15 miliar dan terakhir, sebesar Rp 155,99 untuk investasi. Investasi yang dimaksud adalah pembelian gas plant atau filling station, serta peremajaan pabrik dan peningkatan sarana serta prasarana distribusi AGII sebesar Rp 113,24 miliar. Ditambah adanya pembelian alat serupa untuk mendukung entitas anak dan entitas asosiasi sebesar Rp 42,75 miliar.

Nah, sisa dana IPO, akan dialokasikan untuk deposito di Bank Mandiri sebesar Rp 160 miliar dan untuk simpanan rekening di Bank Mandiri senilai Rp 8,65 miliar.Demi kerek pendapatan, AGII targetkan pembangunan 11 filling station.


Reporter Dede Suprayitno
Editor Dupla Kartini

EKSPANSI BISNIS

Feedback   ↑ x
Close [X]